Demo Boikot Produk Prancis di Depan Carefour Plaza Medan Fair

* Desak Presiden Prancis Minta Maaf

363 view
Demo Boikot Produk Prancis di Depan Carefour Plaza Medan Fair
Foto Dok/Aperilman Rambe
AKSI DEMO : Umat Islam yang tergabung dalam Ampera Sumut menggelar aksi demonstrasi mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait pernyataannya yang menghina Islam, di depan Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (6/11).
Medan (SIB)
Demo massa menyerukan boikot produk Prancis berlangsung di halaman depan Carefour Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto berlangsung Jumat siang (6/11). Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Menurut pantauan SIB, selama berlangsung demo suasana di dalam mall sempat sepi namun usai demo, pengunjung mall kembali ramai terutama di pusat-pusat jajanan, makanan dan minuman.

Sementara itu Marcomm Manager Plaza Medan Fair, Lenny Yun Manalu mengatakan suasana demo berlangsung tertib, para pendemo kooperatif berkoordinasi dengan kepolisian. Saat ini pintu masuk depan mall sudah dibuka kembali usai demo tersebut.

"Para pendemo tidak ada masuk ke mall. Pintu depan mall sempat ditutup selama 40 menit dan saat ini pintu masuk depan sudah buka kembali," ungkap Lenny kepada SIB sambil menyebutkan untuk jam operasional mall ini normal ditutup pukul 21.00 WIB.

Di kesempatan berbeda, terkait dengan boikot produk-produk Prancis, Vice President Corporate Communication PT Trans Retail Indonesia (TRI), Satria Hamid mengatakan produk-produk yang diperdagangkan oleh TRI sebesar 95% merupakan produk lokal yang dipasok oleh para supplier atau pabrikan dalam negeri. Sedangkan 5% lagi produk impor.

Dari semua produk kategori produk impor yang dijual tersebut, di antaranya adalah hanya sebagian kecil atau sedikit terdapat merek-merek Prancis. Tetapi bukan direct import dari Prancis, melainkan kami membeli dari distributor nasional," ujar Satria.

Untuk kategori produk lokal nasional sebanyak 95% di antaranya terdapat merek-merek Prancis dalam jumlah yang tidak banyak atau sedikit, namun bahan baku, sumber daya dan pembuatannya di Indonesia, sehingga dapat diklasifikasikan sebagai produk lokal.

Desak Minta Maaf
Sebelumnya para pendemo yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pecinta Rasulullah (Ampera) Sumatera Utara (Sumut) mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait pernyataannya yang menghina Islam, Jumat (6/11/).

Pantauan wartawan, usai Sholat Jumat sekitar pukul 14.00 WIB, massa konvoi dari depan Masjid Raya Al-Mashun atau Masjid Raya Medan menuju depan Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto, Medan.

Selain membawa bendera bertuliskan kalimat tauhid, massa juga membawa spanduk dan berbagai poster bertuliskan kecaman terhadap Presiden Macron.

Walau sempat disiram air hujan deras saat melakukan konvoi dari depan Masjid Raya Medan ke Jalan Gatot Subroto, namun siraman air hujan tersebut tidak menyurutkan semangat massa dalam menyampaikan kecaman mereka dengan memboikot produk Prancis.

Massa juga mendesak pemerintah Indonesia melalui Gubernur Sumut untuk bertindak tegas dan melakukan tindakan diplomatik dengan menolak keberadaan Duta Besar di Indonesia sampai Presiden Prancis minta maaf kepada seluruh Umat Islam atas penghinaan itu.

Aksi demo damai itu dijaga ketat aparat kepolisian dan TNI. Massa dan polisi serta TNI juga mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker. Sementara arus lalulintas di seputaran Jalan Gatot Subroto sempat padat dari arah Bundaran SIB menuju Plaza Medan Fair. (M2/M16/f)

Penulis
: Redaksi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com