Desainer Torang Sitorus Ingin Tutup Tahun 2022 dengan Hadirkan Ambulans Gratis


143 view
Desainer Torang Sitorus Ingin Tutup Tahun 2022 dengan Hadirkan Ambulans Gratis
(Foto: harianSIB.com/Donna Hutagalung)
FASHION EXHIBITION: Desainer Torang Sitorus dan koleksi ulos karyanya, di lokasi Fashion Exhibition bertajuk “The Light of Hope”, di Atrium Cambridge Mall, Jalan S Parman  Medan, Rabu (23/11/2022). 

Medan (harianSIB.com)

Desainer Torang Sitorus berkeinginan menutup tahun 2022 ini dengan baik.


Ia bertekad menghadirkan satu unit ambulans bagi warga kurang mampu secara gratis.


"Ada satu kerinduan saya. Pasca pandemi ini, saya mau menghadirkan ambulans untuk dipakai orang-orang tidak mampu secara gratis," kata desainer asli Batak ini, di sela-sela Fashion Exhibition bertajuk “The Light of Hope”, di Atrium Cambridge Mall, Jalan S Parman Medan, Rabu (23/11/2022).


Dikatakan pria penggagas Medan Fashion Culture Festival (MFCF) berskala nasional ini, ambulans yang rencananya tersedia pada Januari atau Februari 2023 tersebut, akan dikelola secara profesional.


“Ada drivernya, ada juga call center. Siapa saja yang membutuhkan bisa menggunakan ambulans ini. Nanti yang kelola akan saya tunjuk, tetap di bawah pantauan saya,” katanya.


Torang mengatakan, Fashion Exhibition “The Light of Hope” ini juga salah satu upayanya untuk mewujudkan keinginannya menyediakan ambulans gratis untuk masyarakat, tidak hanya di Medan, juga Sumatera Utara (Sumut).


“Ya, event ini bukan untuk saya semata. Tapi, untuk sosial. Hasilnya nanti untuk membantu sesama,” ujarnya.


Ditanya tekadnya ingin menghadirkan ambulans gratis, Torang mengaku berangkat dari banyaknya warga yang membutuhkan di masa pandemi Covid-19.


“Saya sering mendengar suara sirine ambulans, ternyata banyak juga orang yang membutuhkan kendaraan ini. Lalu, muncul tekad saya untuk menghadirkan ambulans gratis,” tuturnya.


Sebagai desainer tenun ulos, Torang yakin melalui acara-acara yang digelarnya akan mampu mewujudkan hal tersebut. Apalagi, saat ini ulos merupakan kain tenun terbaik di Indonesia.


“Terbuktidi Sarinah, penjualan ulos mencapai Rp600 juta sebulan. Ternyata kalau kita bergerak sungguh-sungguh, bisa menghasilkan yang bagus. Tidak ada yang tidak mungkin," katanya.


Torang juga sudah mengagendakan beberapa acara hingga akhir 2022 nanti.


Seperti acara yang akan dibuat secara online, di mana orang yang membeli ulos rancangannya, namanya akan tercatat di ambulans.


“Itu salah satu cara saya. Selama ini saya juga sudah banyak mendorong para penenun ulos untuk bangkit. Kali ini, saya ingin mewujudkan tekad saya menghadirkan ambulans gratis,” katanya.


Fashion Exhibition “The Light of Hope” akan berlangsung seminggu dimulai Senin (21/11/2022). Acara itu dimeriahkan Maria Calista, untuk menghibur para pengunjung.


Berbagai ragam ulos karya Torang dan penenun dampingannya juga dipamerkan di acata itu. Koleksi tenun tersebut dapat dibeli pengunjung dengan harga bervariasi. (*)


Penulis
: Donna Hutagalung
Editor
: Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com