Diklat Dasar Fungsional Penyuluh Pertanian Ahli 2016 Sumut Dibuka


203 view
Diklat Dasar Fungsional Penyuluh Pertanian Ahli 2016 Sumut Dibuka
SIB/Dok
Kepala Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (Bakoorluh P2K) Provinsi Sumut Ir Bonar Sirait MSi menyamatkan secara simbolis tanda peserta Diklat dasar fungsional penyuluh pertanian ahli tahun 2016 usai membuka Diklat Dasar fungsio
Medan (SIB) -Guna mengantisipasi berbagai tantangan pembangunan pertanian di Sumut, maka sumber daya manusia (SDM) penyuluh pada era otonomi daerah ke depan diharapkan dapat didukung tenaga-tenaga fungsional yang handal dan profesional. Karenanya, para tenaga penyuluh pertanian haruslah memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas dan fungsinya di lapangan.

Demikian disampaikan Kepala Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (Bakoorluh P2K) Provinsi Sumut Ir Bonar Sirait MSi dalam sambutannya sebelum membuka Diklat Dasar Fungsional Penyuluh Pertanian Ahli Tahun 2016 Provinsi Sumatera Utara di Griya Hotel Medan, Senin (10/10). Hadir saat itu Ketua pelaksana (Kabid Pengembangan SDM Penyuluh) Provsu Ir Ellen Nova MMA dan sejumlah peserta dari kabupaten/kota  di Sumut.

Dia mengatakan tugas, dan fungsi penyuluh menguasai teknologi penyuluhan meliputi metode, materi, komunikasi, teknik fasilitasi, dan teknik penyuluhan. 
Menguasai teknologi pemberdayaan masyarakat yang meliputi pendampingan dan penguatan kelembagaan. Kemudian memiliki pengetahuan substansi pertanian  dan teknologi  serta pemasarannya.

Mengingat pentingnya penyuluhan pertanian, kata dia, maka tugas penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pembangunan Sumut, diharapkan bisa berfungsi sebagai aktor perekat yang mampu menjembatani kepentingan pemerintah dan kepentingan masyarakat. Peranan penyuluh pertanian menjadi sangat penting dan strategis sebagai mediator, inovator, motivator maupun transformator yang akan merajut akar permasalahan di dalam masyarakat. "Dengan peran penyuluh ini, masyarakat di sekitar kawasan pertanian  kedepan dapat hidup dengan sejahtera. Jadi kedepan harapan kita penyuluh itu harus menjadi guru bagi masyarakat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar," katanya.

Dia mengatakan, kegiatan Diklat tersebut berlangsung selama 21 hari kedepan. "Saya memandang bahwa kegiatan Diklat fungsional dasar penyuluh pertanian ahli yang kita laksanakan ini, sangat penting dan mendasar dalam upaya menyiapkan aparatur penyuluhan yang kompeten, profesional dan fisioner di Sumut.
Melalui berbagai kegiatan dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalisme penyuluh tersebut, maka diharapkan kegiatan pendampingi dan pembimbing terhadap pelaku utama pembangunan sektor pertanian, betul-betul mampu menjadi daya ungkit untuk keberhasilan kinerja penyuluh, yaitu tersusunnya program dengan baik, tepat waktu dan sebagainya. Serta meningkatnya produktivitas yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan pelaku utama dalam pembangunan pertanian," katanya.

Acara itu diakhiri dengan menyamatkan secara simbolis  tanda peserta Diklat dasar fungsional penyuluh pertanian ahli tahun 2016 Provinsi Sumut oleh Bonar Sirait. (A12/l)
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com