Disparbud Langkat Ajak Pelajar Mengenal Museum Daerah Mencintai Budaya


132 view
Foto Dok/Ndang
Museum Keliling : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Langkat melakukan pengenalan Museum Daerah melalui acara museum keliling kepada pelajar SMAN 1 Padangtualang, Langkat, Selasa (10/11).
Langkat (SIB)
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Langkat mengajak pelajar Langkat mengenali dan mencintai Museum Daerah yang menyimpan banyak seni, sejarah dan kebudayaan. Melalui budaya akan menumbuhkan rasa cinta kepada bangsa dan daerahnya.

“Pengenalan Museum Daerah kepada para pelajar di Kecamatan Padangtualang, Babalan, Selesai dan Hinai disambut positif," sebut Kadis Parbud Langkat melalui Kabid Seni dan Budaya Disparbud Langkat, Muslihin kepada pelajar SMAN 1 di Padangtualang, Langkat, Selasa (10/11).

Pengenalan melalui kegiatan Museum Keliling Disparbud Langkat kepada para pelajar Langkat dinilai tepat dan strategis, terlebih Kecamatan Tanjungpura dan Padangtualang berdekatan, dengan lokasi Museum Daerah di Kota Tanjungpura berdekatan Masjid Azizi . Sehingga setiap orang akan melakukan wisata religi akan berkesinambungan dengan wisata sejarah.

"Meski menghadapi zaman milineal dan industri 4.0 saat ini , namun sebagai generasi muda tidak boleh lupa dengan sejarah. Zaman boleh berubah tapi identitas tidak boleh berubah, khususnya warga Langkat. Bagaimana mau kenal dan mencintai Langkat, kalau tidak tahu sejarah, seni dan budayanya," sebut Muslihin.

Dijelaskannya, Museum Daerah Langkat menyimpan sejumlah koleksi dan benda bersejarah, dari beberapa etnis di Langkat.

"Kami berharap melalui kegiatan ini dapat memanfaatkan informasi untuk memperkaya dan memperkuat diri, supaya menjadi bekal kita di kemudian bahwa Kabupaten Langkat kaya akan seni, sejarah dan kebudayaan," beber dia.

Pengenalan Museum Daerah melalui Museum Keliling Disparbud Langkat juga menghadirkan narasumber dari penggiat seni dan budaya serta tenaga pengajar dari Universitas Negeri Medan, Wiwin Syahputra Nasution dan Sufriyansyah.

Wiwin selaku narasumber awal menjelaskan, seni dan kebudayaan kaitannya dengan musik memiliki peranan penting.Melalui seni dan kebudayaan akan menjadi sebuah ciri dari sebuah bangsa dan di Langkat sendiri cukup banyak dihuni oleh etnis Karo dan Melayu.

Dalam kesempatan itu Wiwin tidak hanya memperkenalkan sejumlah alat musik dari berbagai etnis, namun dirinya juga tergolong piawai memainkan alat musik Saligung, sehingga menjadi perhatian pelajar dalam setiap penampilannya. "Seni memiliki fungsi tidak hanya sekadar hiburan, namun sarana atau media untuk berkomunikasi antara masyarakat dengan yang lainnya," sambutnya.

Sebagai narasumber kedua Sufriyansyah, Tim Ahli Konservasi Museum Daerah Kabupaten Langkat, memaparkan sejarah Museum Daerah berdekatan Masjid Azizi memiliki luas 1500 M3 merupakan peninggalan sejarah Kesultanan Langkat yang dibangun sejak 1905 . Sebagai Penggiat seni dan budaya, Sufriyansyah sedang melakukan revilitasisasi gedung museum, agar pengunjung datang terkesan nyaman,

Museum Daerah Kabupaten di Kota Tanjungpura menyimpan, merawat aneka ragam benda koleksi. Seperti Galeri Babussalam terdiri Kitab Suci Al-Quran berukuran besar dengan tulisan tangan Hakkah, tulisan kaligrafi, kentong tuan guru masa I Syekh H Abdul Wahab yang dibuat muridnya pada tahun 191. Foto-foto Tuan Guru Babussalam pertama sampai sekarang dan Galeri T Amir Hamzah, Galeri Jawa, Karo, Melayu dan Perjuangan. Galeri Perjuangan dimaksud terdapat duplikat perlengkapan senjata, sepeda ontel hingga lampu semprong tempo dulu.

Selain itu terdapat duplikat Singgasana Kesultanan Langkat, miniatur Istana Darussalam, Kesultanan Langkat, Rumah T Amir Hamzah, Adat Banjar, Mandailing hingga miniatur peta perjuangan. "Museum Daerah Kabupaten Langkat dulunya adalah Balai Kerapatan Kesultanan Langkat dan kini sudah ditetapkan sebagai cagar budaya berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata." (M24/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com