Driver Story Mitra Gojek Medan Imran Purba: Bahagia Jika Tausiyah Saya Memberi Manfaat untuk Banyak Orang


247 view
Driver Story Mitra Gojek Medan Imran Purba: Bahagia Jika Tausiyah Saya Memberi Manfaat untuk Banyak Orang
Foto : Istimewa
Imran Purba.

Medan (harianSIB.com)


Fleksibilitas waktu menjadi mitra Gojek rupanya membuka kesempatan bagi banyak orang memiliki lebih dari satu sumber penghasilan dan sekaligus beraktivitas menanam benih kebaikan.


Seperti yang dilakukan oleh Imran Purba S.Pd.I, salah satu mitra driver di Medan. Imran Purba memutuskan bergabung menjadi mitra Gojek tahun 2016 untuk mendapatkan penghasilan ekstra setelah selesai mengajar di sebuah sekolah dasar swasta di Medan. Kesukaannya bersosialisasi dan bertemu orang banyak, menjadi pertimbangannya menjadi mitra Gojek roda dua di Medan.


“Kalau saya kerja sebagai ojol di Gojek biasanya mulainya sepulang sekolah. Kalau di bulan Ramadan ini, biasanya saya on-bid itu selesai mengajar pagi. Siang saya bekerja menjadi mitra Gojek sampai sore. Dan kemudian malam setelah berbuka puasa saya memberikan tausiyah di masjid-masjid. Memang tidak setiap malam, tapi pasti ada saja,” jelas Pak Imran dalam siaran pers Gojek yang diterima harianSIB.com, Rabu (13/4/2022).


Selain mengajar. Pak Imran pun masih mengamalkan ilmu agama yang didapatnya dari Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara melalui tausiyah-tausiyah yang disampaikannya di masjid-masjid.


“Saya sejak SMA memang sudah mengajar ngaji untuk anak-anak kecil di kampung saya di Simalungun dulu. Lalu saya sempat menjadi ketua remaja masjid. Saya suka kalau waktu saya bermanfaat buat banyak orang,” ungkap Pak Imran lebih lanjut.


Namun, perbuatan baik pun tak luput dari cobaan. Mulai dari ban motornya yang pernah kempes hingga telat hadir di lokasi. “Pengalaman menarik selama memberikan tausiyah itu salah satunya jika saya memberikan tausiyah di tempat yang agak jauh. Saya kan naik motor, jadi ada saja kejadian ban bocor atau halangan lainnya," jelasnya


Pak Imran menceritakan pernah suatu saat dirinya hendak memberikan tausiyah, ban motornya bocor. Akhirnya dia menitipkan sepeda motornya di Masjid terdekat dan memesan Gojek.


"Itu menjadi pengalaman berharga untuk saya. Terutama untuk selalu mengatur waktu dan hadir lebih awal sebelum acara," tutur Pak Imran yang juga dikenal sebagai Ustadz Imran Purba Al-Bataky ini.


Sebagai ketua salah satu komunitas mitra driver di Gojek, ayah tiga anak ini pun seringkali diajak untuk mengisi tausiyah untuk komunitasnya, maupun komunitas-komunitas mitra Gojek lain di Medan.


"Jadi kegiatan di Gojek sebagai mitra, dan aktivitas saya sebagai pendakwah pun seringkali bisa disatukan. Seperti misalnya di acara kopdar menjelang bulan Ramadan di bulan Maret silam. Saya sampaikan materi tausiyah disana. Saya bahagia kalau materi tausiyah saya memberi manfaat untuk rekan-rekan mitra lain dan banyak orang,” jelas Pak Imran.


Buat Pak Imran, bahagia itu sangat sederhana. Bisa berbagi ilmu dan manfaat, menjadi bagian dalam hidup dan kehidupannya. Termasuk di dalamnya menjadi mitra Gojek, yang bisa memberikan manfaat bagi banyak orang melalui layanannya, sekaligus memberi manfaat kebaikan bagi rekan-rekan mitra lainnya melalui tausiyah-tausiyahnya. (*)


Penulis
: Wilfred Manullang/Rel
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com