Harga Komoditi Pangan Mahal, Pedagang Kuliner Kaki Lima Menjerit


222 view
Harga Komoditi Pangan Mahal, Pedagang Kuliner Kaki Lima Menjerit
Foto Dok
Gunawan Benjamin
Medan (SIB)
Harga kebutuhan pokok belakangan yang sulit turun sudah membuat banyak pelaku UMKM menjerit. Beberapa pedagang sayur matang, sarapan pagi, atau kuliner kaki lima di Medan mempertanyakan hal dan kesulitannya tersebut.

“Dari beberapa masukan yang saya terima adalah kesulitan pedagang dalam mencari keuntungan”,kata pengamat ekonomi Gunawan Benjamin di Medan, Sabtu (6/2).

Dikatakannya, memang dari pantauan di lapangan, harga sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan. Cabai merah sepekan terakhir berada di atas 40 ribu per Kg. Bahkan harga yang berada di atas Rp 40 ribu sudah berlangsung cukup lama. Cabai rawit saat ini juga masih di kisaran Rp60 ribuan per Kg. Dan ekspektasi kita terkait kemungkinan penurunan harga cabai meleset.

Di akhir pekan sebelumnya, harga cabai sempat turun tajam. Namun, sayangnya penurunan tersebut berlangsung sesaat. Dari survey di sejumlah pedagang besar, mereka menyatakan pasokan cabai dari luar wilayah Sumut khususnya Takengon Aceh mengalami penurunan. Termasuk juga cabai dari Indrapura. Diduga pemicunya adalah permintaan dari pembeli di wilayah Riau dan sekitarnya.

Selain itu, harga daging ayam juga sulit turun di bawah Rp33 ribu per Kg. Di tingkat pengecer, harga daging ayam di kisaran Rp35 ribu per Kg. Ditambah lagi harga sayur-sayuran yang juga mengalami kenaikan sangat tajam. Sawi putih, terong ungu, wortel, kol, kacang panjang, bayam, daun singkong dan sayur-sayuran lainnya bertahan mahal.

Kenaikannya bahkan ada yang mencapai 3 kali lipat dari harga normalnya. Ini yang menjadi kendala sejumlah pedagang kuliner kelas kecil ke bawah. Karena daya beli masyarakat belakangan ini juga belum mengalami pemulihan, sehingga memberikan dampak pada penurunan keuntungan yang harus mereka dapatkan. (M01/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com