Hilangi Kesedihan Pasca Anaknya Tewas Dibakar, Ribut Hartono Bekerja di Doorsmeer


636 view
Hilangi Kesedihan Pasca Anaknya Tewas Dibakar, Ribut Hartono Bekerja di Doorsmeer
(Foto: SIB/Roy Damanik)
HILANGI KESEDIHAN: Untuk menghilangi kesedihan pasca anaknya tewas dibakar 3 pria di Jalan Pipit 7 Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Ribut Hartono (50) menghabiskan waktu dengan bekerja di doorsmeer Jalan Balam Perumnas Mandala, Jumat (16/2).
Deliserdang (SIB)
Untuk menghilangi kesedihan pasca anaknya tewas dibakar 3 pria di Jalan Pipit 7 Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Ribut Hartono (50) menghabiskan waktu setiap harinya dengan bekerja di doorsmeer Jalan Balam Perumnas Mandala.
Di sela-sela aktifitasnya, Ribut saat diwawancarai wartawan, Jumat (16/2) mengatakan, pasca penguburan almarhum anaknya, Deni (23) yang dituduh mencuri HP tanpa ada bukti dan saat itu langsung dibakar hidup-hidup oleh 3 pelaku, dia mengaku masih trauma dan sedih hingga saat ini.
"Sudah 4 bulan kepergian almarhum, saya masih tetap mengenang saat kami berdua tinggal bersama di rumah kontrakan. Sudah tidak ada lagi teman saya untuk bercerita," katanya sembari menitiskan air mata.
Lanjut Ribut, saat ini dia menumpang di rumah kakaknya di Jalan Walet 6 Perumnas Mandala. Diakui Ribut, untuk menghilangan kesedihannya, dia menyibukkan diri dengan bekerja di doorsmeer milik temannya walaupun penghasilannya tidak seberapa. Yang penting dia ada kegiatan dan tidak banyak melamun memikirkan anaknya.
"Sesekali saya memikirkan kenapa pelaku utama pembunuhan terhadap anak saya berinidial Her hingga kini belum tertangkap. Ada juga seorang pelaku lagi berinisial Uc yang juga diduga terlibat dalam pembunuhan anak saya masih berkeliaran di seputaran kejadian pembakaran. Anak saya sudah dikuburkan, sedangkan pelaku masih menghirup udara bebas," bebernya.
Ribut memohon perlindungan memohon kepastian dan perlindungan hukum dari Bapak Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan atas kasus pembunuhan terhadap anaknya.
"Sebelum pelaku lainnya ditangkap, saya masih terus mencari pelaku di seputaran kejadian. Saya butuh keadilan. Apa karena saya orang tak mampu makanya polisi tidak serius memburu pelaku lainnya," pungkas Ribut.
Sebelumnya, dituduh mencuri HP dan tanpa adanya alat bukti, Deni (23) warga Jalan Perkutut Raya Perumnas Mandala Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang dibakar hidup-hidup oleh 3 pria di Jalan Pipit 7 Perumnas Mandala, Rabu (25/10) siang.
Dengan kondisi luka bakar 98 persen, korban yang sekarat sempat menjalani operasi di RS Mitra Sejati dan dirawat di Ruang ICU selama 6 hari. Pada, Selasa (31/10) siang korban akhirnya tewas dan belum sempat bertemu dengan kembarannya, Dani (23) yang saat itu sudah berangkat dari Malaysia menumpangi pesawat menuju Medan.
Belum lama ini personel Reskrim Polsek Percut Sei Tuan menembak seorang pelaku pembakaran terhadap Deni hingga tewas berinisial SS alia Leo (43) warga Jalan Pipit 11 Perumnas Mandala.(**)

Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com