IRT Korban Pembakaran Suami Butuh Biaya Pengobatan


263 view
IRT Korban Pembakaran Suami Butuh Biaya Pengobatan
(Foto: Dok/Warga)
DIRAWAT INTENSIF: Rani yang dibakar suaminya sendiri dirawat intensif di RS Mitra Medika Jalan Medan-Barangkuis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Delisersang, Selasa (2/2). 
Medan (SIB)
Ibu rumah tangga (IRT), Rani (20) warga Jalan Beringin Pasar VII Gang Rambutan Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang yang dibakar suaminya hingga menderita luka bakar di sekujur tubuhnya, sangat membutuhkan bantuan biaya untuk pengobatan di rumah sakit.

Korban masih menjalani perawatan intensif di RS Mitra Medika Jalan Medan-Barangkuis, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Ibu korban, Supriati (40) yang disambangi di rumah sakit, Selasa (2/2) mengatakan pengobatan anaknya tidak ditanggung BPJS, karena sudah pembunuhan berencana.

"Karena tidak ditanggung BPJS, otomatis biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya oleh keluarga. Saya hanya seorang janda, selama ini anak saya (korban -red) yang cari makan. Dua adiknya masih sekolah dan korban yang membiayai," ungkapnya.

Supriati menambahkan, pengobatan Rani yang menderita luka bakar membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Semalam korban dioperasi, dan pihak rumah sakit meminta deposit biaya operasi sebesar Rp10 juta.

"Karena situasi mendesak dan uang tidak ada, saya terpaksa meminjam uang kepada rentenir untuk menutup biaya deposit dan saya hanya dipinjami Rp 7 juta. Untuk operasi total Rp 13.450.000, itu operasi saja, belum ruang inap, obat-obatan yang tiap hari disuntik," ujarnya.

"Saat ini saya hanya bisa berharap kepada keluarga dan berharap bantuan dari warga sekitar untuk membantu biaya pengobatan. Saya bingung kalau dalam beberapa hari ini korban disuruh pulang. Saya hanya kepada Allah berserah, selamat kan anak saya itu," harapnya sembari menangis.

Lanjut ibu korban, kondisi baru dioperasi semalam, sudah dikopek-kopek semua, cuma masih sakit. (Korban) sudah bisa komunikasi tapi tidak lancar kali, sesak nafas karena terhirup asap.

"Bagi masyarakat yang ingin memberi bantuan untuk meringankan beban yang dialami anak saya, dapat menghubungi nomor HP saya, 0878-9880-5478," pungkasnya.

Sebelumnya, berupaya kabur usai diamankan warga karena membakar istrinya sendiri, NS (23) warga Jalan Beringin Pasar VII Gang Rambutan Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang ditembak Tekab Reskrim Polsek Percut Sei Tuan pada kedua kakinya.

Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Ricky Pripurna Atmaja melalui Kanit Reskrim Iptu JH Panjaitan yang dikonfirmasi wartawan, Senin (1/2) mengatakan peristiwa naas yang menimpa Rani (20) yang tak lain istri pelaku itu terjadi pada, Minggu (31/1) pukul 01.00 WIB.

"Dari keterangan saksi-saksi, sebelum peristiwa naas menimpa korban, pelaku diduga membawa selingkuhan ke dalam rumah. Sementara korban disuruh tidur di orangtuanya," ujarnya.

Korban sambungnya, tidak mau pergi sehingga pasangan suami istri (pasutri) itu bertengkar di dalam kamar. Tiba-tiba pelaku keluar rumah membeli minyak bensin. Setelah itu NS kembali ke rumahnya dan langsung menyiramkan bensin ke tubuh korban lalu membakarnya.

"Dengan kondisi tubuh terbakar korban menjerit histeris. Sementara pelaku yang panik langsung ke luar rumah. Warga sekitar yang mendengar jeritan korban langsung berhamburan ke luar rumah dan berhasil menangkap pelaku. Warga lainnya memadamkan api di tubuh korban," terangnya. (M16/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com