K3 PLN UIKSBU Gelar Simulasi Antisipasi Aksi Unjukrasa


273 view
Foto dok/Humas PLN
ATASI DEMO: Suasana simulasi oleh K3 PT PLN (Persero) Unit Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (UIKSBU) tanggap darurat menghadapi demo di Jalan Brigjen Katamso, Medan, Rabu (16/12). 
Medan (SIB)
Guna meningkatkan kewaspadaan di jajaran pegawai dan petugas keamanan, pihak K3 PT PLN (Persero) Unit Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (UIKSBU) menggelar kegiatan simulasi tanggap darurat dikantornya di Jalan Brigjen Katamso, Medan, Rabu (16/12).

Dalam kegiatan itu, ditampilkan bagaimana saat sejumlah mahasiswa menggeruduk kantor berplat merah itu. Tampak pula mereka mengusung sejumlah poster berisi kecaman terhadap kinerja perusahaan BUMN.

Dalam skenario tergambar pula, meski pagar ditutup pihak keamanan, tetap tak membuat aksi mereda. Mereka tetap menggelar mimbar bebas di depan pintu masuk kantor.

Untuk meredakan suasana yang mulai memanas sekaligus mengakomodir aspirasi pendemo, perwakilan kantor mencoba berkomunikasi dengan para demonstran.

Namun di tengah upaya itu, suasana mendadak ricuh saat mereka mulai membakar ban bekas. Untuk mengantisipasi kobaran api, pihak keamanan dengan sigap langsung memadamkannya dengan alat pemadam api ringan (Apar). Namun bukannya mereda, keadaan malah nyaris tak terkendali. Apalagi saat seorang pengunjukrasa nekad menerobos masuk ke areal kantor dan yang lainnya mulai melakukan aksi goyang pagar. Namun situasi yang sempat memicu kepanikan itu, berhasil diredam setelah penyusup itu bisa diamankan Satpam.

Pejabat K3 PLN UIKSBU, Fathdi Akbar selaku penyelenggara menjelaskan, apa yang terjadi ini merupakan cara mereka untuk merangsang responsif seluruh jajaran pegawai dan petugas keamanan secara khusus, dalam menghadapi gangguan seperti itu.

"Segala kemungkinan tentu bisa terjadi. Kita ingin jika aksi yang menjurus anarkis terjadi, semua pihak bisa cepat tanggap dan tahu apa yang dilakukan sehingga semua bisa cepat dinetralisir meski hal demikian tentu tak kita inginkan," kata Fathdi.

Agar simulasi ini berlangsung secara alami, sambungnya, pihak PLN UIKSBU pun sengaja melibatkan kalangan aktivis mahasiswa secara langsung. "Ada mahasiswa yang berperan sebagai kelompok pengunjukrasa dan kita juga bekerjasama dengan pihak BPBD Sumut, Teratai Rescue Satbrimob Poldasu, Satgas Covid-19 dan Dinas P2K Pemko yang turut membantu dalam kegiatan simulasi ini. Jadi, unjukrasa ini merupakan puncak dari kegiatan simulasi tanggap darurat setelah pagi tadi kita juga telah melakukan sosialisasi penangan Covid-19," katanya.(M01/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com