Kamis, 13 Juni 2024 WIB

Massa Mahasiswa Cipayung Plus Kuasai Ruang Sidang Paripurna DPRD SU dan Gelar "Sidang Rakyat"

Redaksi - Kamis, 26 Januari 2023 19:23 WIB
337 view
Massa Mahasiswa Cipayung Plus Kuasai Ruang Sidang Paripurna DPRD SU dan Gelar "Sidang Rakyat"
Foto SIB/Firdaus Peranginangin
Kuasai:  Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus yang menuntut penolakan Perpu No2/2022 tentang C

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus yang menuntut penolakan Perpu No.2/2022 tentang Cipta Kerja di gedung DPRD Sumut, Kamis (26/1/2023) berhasil menerobos masuk menguasai ruang sidang paripurna dewan, yang sebelumnya meruntuhkan pintu gerbang gedung dewan dan blokade aparat kepolisian.

Hal itu dilakukan massa mahasiswa sebagai bentuk kekecewaan terhadap anggota DPRD Sumut yang tidak kunjung juga menerima aspirasi mereka. Padahal seminggu sebelumnya juga mahasiswa sudah unjuk rasa dan berorasi di depan gedung dewan menuntut penolakan Perpu No2/2022 untuk ditindaklanjuti.

Merasa aspirasi mereka diabaikan para wakilnya yang sebagian besar saat ini melakukan kunjungan ke luar provinsi maupun ke kabupaten/kota, mahasiswa sepakat untuk masuk dan mencari anggota dewan di dalam gedung.

Dengan serentak massa mendorong pintu gerbang utama gedung dewan hingga roboh dan seketika mahasiswa berhamburan masuk dengan menerobos blokade aparat kepolisian dan Satpam gedung dewan yang jumlahnya tidak sebanding dengan massa pengunjuk rasa.

Di lobby utama gedung dewan masih dihadang beberapa aparat kepolisian dan Satpam, sehingga terjadi dorong-dorongan. Tapi juga tidak berhasil menghalau mahasiswa, karena jumlah aparat hanya beberapa orang saja. Mahasiswa berhasil menerobos masuk dan menguasai ruang rapat paripurna di lantai dua.

Di ruang rapat paripurna, para mahasiswa langsung membentangkan spanduk mereka di meja pimpinan sekaligus menduduki kursi pimpinan dan anggota dewan seraya menggelar "rapat paripurna" dengan istilah "sidang rakyat" dalam agenda penolakan Perpu No2/2022 tentang Cipta Kerja, untuk disampaikan ke pemerintah pusat.[br]




Melalui pengeras suara, para mahasiswa tersebut meminta Sekwan DPRD Sumut menghidupkan AC ruangan paripurna, jika tidak, mahasiswa mengancam akan menggeledah satu per satu ruang anggota dewan, guna mencari wakil rakyat.

Saat menggelar "sidang rakyat", mahasiswa juga melakukan orasi secara bergantian hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya.


Terlihat Kapolrestabes Medan

Kombes Pol Valentino Tatareda bersama anak-buahnya memperhatikan tingkah mahasiswa secara seksama.

Menurut pengunjuk rasa, Rendi Permana Nasution aksi penguasaan sidang paripurna mereka lakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yang tidak pro terhadap rakyat, sehingga dengan tegas menolak kebijakan Presiden Jokowi yang menerbitkan Perppu Cipta Kerja.

“Kita sedang berada di ruangan paripurna, di sekeliling ini penuh dengan energi perlawanan masyarakat Sumut yang direpresentasikan mahasiswa Sumut. Kita satu kata, lawan,” kata Rendi dengan tegas.

Akhirnya aspirasi mahasiswa diterima anggota DPRD Sumut Pdt Berkat Laoly dan sepakat dengan aparat kepolisian memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk meninggalkan gedung dewan pada pukul 18.00 Wib sebagai batas waktu masa unjuk rasa.(A4).



Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ratusan Mahasiswa Penerima KIP Ikuti Lomba Orasi Ala Bung Karno di Desa Saentis Deliserdang
Sekelompok Mahasiswa Tuding Balai Wilayah Sungai Sumut II Sarang KKN
4 Mahasiswa UGM Resmi Gugat Permendikbud terkait UKT ke MA
Aliansi Mahasiswa Cipayung Desak Polres Labuhanbatu Bebaskan Tina
Diduga Langgar Kode Etik, Komisioner KPU Simalungun Dapat Kecaman
Warga KTM dan HPPLKN Usung "Keranda Mayat" ke  DPRD Tuntut Penyelesaian Lahan Eks HGU PTPN II
komentar
beritaTerbaru