Nisut Minta Masukan Pemko Medan Tentang Pengelolaan Keuangan


140 view
Nisut Minta Masukan Pemko Medan Tentang Pengelolaan Keuangan
Foto Dok/Humas Pemko Medan
SALING TUKAR : Staf ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Syarifuddin Irsan Dongoran (kiri) Komisi III DPRD Kabupaten Nias Utara Arimei Zega (kanan) saling bertukar cinderamata dalam kunker di ruang rapat bagian Bappeda, Balai Kota Medan, Rabu (3/2).
Medan (SIB)
Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Syarifuddin Irsan Dongoran menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi III DPRD Kabupaten Nias Utara (Nisut) di Ruang Rapat Bagian Bappeda, Balai Kota Medan, Rabu (3/2). Dalam kunker itu, rombongan DPRD Nisut meminta masukan terkait pengelolaan keuangan dan perencanaan pembangunan daerah.

Diketahui, rombongan dipimpin Arimei Zega selaku Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nias Utara didampingi wakil ketua, 4 anggota komisi III dan 3 orang staf. Diharapkan, pertemuan tersebut dapat memberikan saran, masukan yang dapat menjadi referensi dalam pengelolaan keuangan dan perencanaan pembangunan daerah yang telah dilakukan Pemko Medan.

Dalam pertemuan itu, Syarifuddin Irsan Dongoran menjabarkan secara singkat profil Kota Medan yang memiliki visi misi menjadi kota metropolitan yang multikultural, humanis, sejahtera dan religius. "Medan adalah kota yang multikultural terdiri dari 21 kecamatan, 151 kelurahan, 2001 lingkungan dengan luas wilayah 265,1 Km persegi. Sedangkan jumlah penduduk sebanyak 2,4 jiwa dengan arus komuter lebih dari 500 ribu perharinya," katanya.

Ditambahkan Syarifuddin yang didampingi Kepala Bappeda Kota Medan Irwan Ritonga, terkait pengelolaan keuangan dan perencanaan pembangunan daerah, saat ini Pemko Medan juga tengah menghadapi sejumlah hal terkait aturan peralihan dari Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) ke Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

"Peralihan tersebut menuntut kita untuk beradaptasi. Namun, sejauh ini tidak ada kendala berarti yang dijumpai. Sebab, seluruh OPD dituntut untuk saling berkoordinasi sehingga setiap tugas dan pekerjaan maupun masalah yang dihadapi dapat terselesaikan dengan baik," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nias Utara Arimei Zega menyampaikan, pihaknya berharap dalam kunker itu dapat menerima banyak masukan, sehingga bisa menjadi bahan rujukan dan referensi untuk kemudian disampaikan kepada Pemda Kabupaten Nias Utara.

"Dari informasi yang kami peroleh, Pemko Medan memiliki sistem pengeloaan keuangan dan perencanaan daerah yang tertata dengan baik. Maka dari itu, kunker kami ini diharapkan mendapatkan banyak masukan dan informasi sehingga nantinya bisa disampaikan ke Pemda Kabupaten Nias Utara agar menjadi lebih baik lagi," sebutnya.

Pertemuan lalu dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Beberapa topik yang dibahas terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU). Sebelum berakhir, acara dirangkai dengan saling bertukar cinderamata antar kedua daerah. (Rel/M15/a)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com