Jumat, 14 Juni 2024 WIB

Organisasi Nelayan di Sumut Dukung Pendistribusian BBM Bersubsidi Tepat Sasaran

Redaksi - Jumat, 18 November 2022 20:10 WIB
592 view
Organisasi Nelayan di Sumut Dukung Pendistribusian BBM Bersubsidi Tepat Sasaran
Foto: Dok/SIB/Oki Lenore
DISKUSI: Perkumpulan Ormas Nelayan Kecil Sumatera Utara, di Hotel Saka Medan, Kamis (17/11/2022), membahas penyaluran BBM Bersubsidi solar  di pesisir timur dan pesisir utara Sumatera Utara. 
Sejumlah organisasi nelayan di Sumatera Utara siap mendukung program pemerintah dalam pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran.

"Pendistribusian BBM bersubsidi yang disalurkan pemerintah harus tepat sasaran sehingga seluruh nelayan berskala kecil dan nelayan tradisional di Sumatera Utara bisa mendapatkan minyak solar bersubsidi yang digunakan untuk mencari nafkah di laut," tegas Ketua Umum Aliansi Nelayan Kecil Modern Indonesia (ANKM-I) Sumatera Utara Rahman Gafiqi SH saat berbicara pada diskusi Perkumpulan Ormas Nelayan Kecil, di Hotel Saka Medan, Kamis (17/11/2022).

Diskusi bertajuk Hak Mendapatkan BBM Bersubsidi Untuk Nelayan Kecil (UU Perlindungan Nelayan No 7 tahun 2016) dan Mendukung Program Pemerintah Dalam Rangka Perlindungan Sosial BBM Bersubsidi Berdasarkan Permenkeu No: 134/PMK.07/2022, dihadiri sejumlah pemateri dari Pertamina, BPH Migas, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumut, sejumlah organisasi nelayan seperti Aliansi Nelayan Kecil Modern Indonesia (ANKM-I) Sumatera Utara dan Kabupaten Serdangbedagei, Barisan Nelayan Indonesia (BRANI), Serikat Nelayan Indonesia, Aliansi Nelayan Kepiting Bakau, DPW Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Sumut, Gerakan Nelayan Miskin (GENS) dan Serikat Nelayan Nahdatul Ulama Sumut serta praktisi nelayan.

Rahman menambahkan, selama ini nelayan pesisir Utara dan pesisir Timur Sumatera agak sulit mendapatkan BBM solar bersubsidi.

Namun dari diskusi ini menghasilkan kesepakatan bersama bahwa penyaluran BBM bersubsidi akan mengikutsertakan organisasi nelayan dan pihak Kepolisian sehingga penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.

"Jika penyaluran BBM bersubsidi disalurkan secara merata dan tepat sasaran maka operasional nelayan kecil dan tradisional mencari nafkah semakin meningkat dan akan bermuara pada kesejahteraan keluarga nelayan," sebut aktivis nelayan di pesisir Utara Kota Medan ini.

Rahman menambahkan, pembahasan bersama instansi terkait tentang mekanisme menyaluran BBM Bersubsidi sebagai mana amanat UU No 7 tahun 2016 dan Permenkeu No. 134/Pmk 07/ 2022 dimana hari ini pemerintah melakukan terobosan untuk melakukan penyaluran minyak bersubsidi bagi para nelayan tepat sasaran.

Rahman Gafiqi yang juga ketua panitia diskusi menyebutkan, diskusi tersebut menghasilkan komitmen bersama bahwa Dinas terkait akan menyurati BPH Migas terkait solusi pendistribusian atau penyaluran BBM bersubsidi, penyaluran BBM Bersubsidi akan mengikutsertakan organisasi nelayan dan pihak Kepolisian dan penyederhanaan syarat-syarat untuk mendapatkan BBM bersubsidi.

Sementara itu, Juliani Siregar mewakili Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera Utara mengaku siap mengakomodir masukan dari para organisasi nelayan untuk mendapatkan kuota BBM Bersubsidi melalui aplikasi yang telah ditentukan dan disetujui oleh instansi terkait yang ada di kabupaten/kota.

"Para nelayan bisa mengajukan permohonan mendapatkan solar bersubsidi ke dinas terkait yang ada di kabupaten/kota," ujar Juliani Siregar.

Sedangkan Ketua Gerakan Nelayan Miskin (GENS) Kota Medan Ahmad Jafar menyebutkan, bila penyaluran BBM solar bersubsidi tepat sasaran maka kehidupan nelayan berskala kecil dan tradisional lambat laun akan membuat kehidupan nelayan menjadi sejahtera.[br]



"Penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran maka akan membuat kehidupan nelayan jadi sejahtera karena hasil operasional nelahan mencari nafkah meningkat," ujar Ahmad Jafar.

Sementara itu, Afdel selaku perwakilan dari Pertamina Sumut menyebutkan bahwa tata kelola BBM solar bersubsidi sudah dilaksanakan sesuai aturan dan peraturan bahkan untuk mendapatkan BBM subsidi bisa diakses lewat aplikasi.

"Penyaluran BBM Bersubsidi saat ini dilaksanakan sesuai aturan dan peraturan yang ditetapkan pemerintah. Untuk kawasan pesisir Timur quota BBM Subsidi yang disalurkan mencapai 89 ribu kiloliter," terang Afdel.

Afdel menambahkan, untuk mengakses BBM bersubsidi mengirim surat permohonan melalui SKPD di kabupaten/kota. (R10)



Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rapat di Istana Negara, Pj Gubernur Sumut Laporkan Persiapan PON Tidak Ada Kendala Serius
Mabes Polri dan Polda Sumut Ungkap Clandestine Laboratorium Ekstasi di Medan
KPU Sumut Mulai Bahas Pelaksanaan PSU di 9 TPS
Jokowi : PON Aceh-Sumut Harus Digelar Tepat Waktu
Jaksa Banding Atas Vonis Tiga Terdakwa Kasus Korupsi PT PSU yang Dihukum masing-masing 9,5 Tahun Penjara
Badan Kesbangpol Sumut Sosialisasi Pilkada Serentak 2024, Ketua KPU Labura Narasumbernya
komentar
beritaTerbaru