Antisipasi Korban Akibat Pohon Tumbang

Parlaungan Simangunsong Usulkan Pohon di Medan Diasuransikan


238 view
Parlaungan Simangunsong Usulkan Pohon di Medan Diasuransikan
Parlaungan Simangunsong
Medan (SIB)- Hujan disertai angin kencang di Medan, Kamis (5/7),   menumbangkan pohon-pohon seperti di Jalan Karya Wisata, di Jalan AH Nasution dan Jalan Ngumban Surbakti, satu unit mobil ringsek tertimpa pohon. Ketua Komisi D DPRD Medan Parlaungan Simangunsong ST mengatakan angin kencang kerap menumbangkan pohon, selain korban materi, nyawa orang juga melayang.

"Masih jelas dalam ingatan kita, pohon tumbang di Jalan Sudirman 18 Oktober 2014. Waktu itu, tidak ada angin dan hujan, pohon besar tumbang menimpa  satu unit mobil kijang, dua orang masing-masing pengemudi, Andi Kriston Pardede (32), dan D Pardede (55) yang duduk di depan tewas terjepit, sementara tiga korban menderita luka-luka," kata Parlaungan.

Menurut Sekretaris Fraksi P Demokrat ini, seharusnya Pemko sudah memiliki ahli pohon yang bisa mendeteksi kondisi pohon. Sehingga bisa diambil keputusan pohon mana yang hanya dipangkas dan mana yang harus ditebang. Cara ini diyakini bisa mencegah pohon tumbang jika ada cuaca ekstrim."Jangan setelah kejadian pihak pemko baru repot, antisipasi sebelum kejadian tidak dilakukan," ucapnya.

Parlaungan pernah menyampaikan usulan kepada dinas terkait pada rapat dengar pendapat di Komisi D agar pohon-pohon milik Pemko diasuransikan. Sehingga jika pohon tumbang dan ada korban manusia, klaim asuransi tersebut bisa mengganti pohon yang tumbang, biaya perbaikan mobil serta korban jiwa.
Pohon-pohon yang ada di tepi jalan adalah yang ditanam oleh Pemko sehingga menjadi milik dan tanggung jawab Pemko. Kecuali kalau pohon itu tumbuh sendiri maka tidak ada tanggung jawab Pemko. Seperi kejadian yang menimpa almarhum Andi Kriston dan D Pardede, Pemko tidak memberi santunan dan menyatakan bahwa kejadian pohon tumbang itu adalah bencana alam.

"Pemko tidak boleh mengelak soal pohon tumbang, karena pohon-pohon ditanam dan dirawat oleh Pemko dengan menggunakan APBD yang di poskan di Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Kalau pohon tumbang, itu adalah tanggung jawab Pemko sebagai pemilik pohon. Pemko tidak boleh lepas tangan, betapa kasihannya keluarga korban di Jalan Sudirman tidak mendapat santunan dari Pemko," tegasnya.

Untuk itu, Parlaungan menyarankan agar mempertimbangkan saran yang pernah disampaikan para anggota dewan tentang pohon-pohon kota yang ada. Mempersiapkan tenaga ahli pohon adalah sesuatu yang mutlak disediakan di dinas pertamanan. Karena keahlian tenaga ahli tersebut bisa mengamati karakter pohon dan bisa menyimpulkan  bahwa pohon tersebut harus ditebang, karena tidak tahan diterpa angin dengan kecepatan tertentu.

"Saran kami untuk mengasuransikan pohon juga sangat baik, jika dianggarkan kami akan menyetujinya. Karena cuaca ekstrim tidak bisa diprediksi kapan datangnya, tapi kerap melintas di kota Medan. Jika ada pohon tumbang yang menimpa kendaraan dan orang, klaim asuransi bisa menanggung semua pembiayaan," tuturnya. (A10/c)


Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com