Pembangunan Jalan Tol Binjai - Langkat Zona II Mulai Dikerjakan


2.098 view
Foto SIB/ Sukardi Bakara
Dikerjakan : Sejumlah alat berat meratakan tanah setelah menebang pohon sawit  untuk jalan tol  di Kelurahan Kwala Bingai menuju Desa Banyumas persis dekat TPA Kwala Bingai Kecamatan Stabat, Jumat (6/11).
Langkat (SIB)
Proyek pembangunan jalan tol Trans Sumatera menghubungkan ruas Binjai - Langkat Zona II sejak sepekan lalu mulai tahap pengerjaaan dengan menumbang pohon sawit milik PTPN II Kebun Kwala Bingai di kawasan Titi Penceng Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat.

Penebangan pohon sawit menggunakan alat berat sekaligus meratakan tanah untuk pembangunan proyek jalan tol mulai terlihat di beberapa titik bidang jalur yang melintasi kawasan PTPN II. Sebaliknya lahan warga terkena lintasan proyek jalan tol akan mendapat ganti untung.

"Untuk tahap awal pengerjaaan sudah dimulai kawasan yang melintasi di kebun-kebun dulu",sebut Kepala Bappeda Kabupaten Langkat Sujarno menjawab wartawan SIB, Minggu (8/11).

Walau tahap pengerjaaan sudah dilakukan , namun Sujarno mengaku belum seluruhnya ganti untung lahan warga terkena proyek tol Binjai -Pangkalan Brandan Zona II itu selesai dilakukan karena masih proses . Namun demi kepentingan umum diyakini tidak ada masalah, sehingga tahap pengerjaan dimulai ,sebutnya.

Dari pantauan wartawan, pengerjaaan jalan tol terlihat di dua bidang titik seperti di Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat tidak jauh dari Kawasan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Kwala Bingai , sudah terlihat ribuan meter jalan rata dan menyusul di Simpang Titi Penceng Stabat.

Sejumlah warga berharap pembangunan jalan tol nantinya membawa peningkatan ekonomi masyarakat terutama warga berharap dapat berdagang sekitar kawasan Tol , sebut Gito warga Banyumas Stabat Jumat (6/11).

Sujarno dalam pertemuan beberapa waktu lalu mengatakan, jalan Tol khusus segmen Langkat, pihak konsultan lebih memilih lahan melintasi 15 Kebun PTPN II dan swasta . Jalan Tol Binjai hingga Langsa, Aceh sepanjang 110 KM akan melintasi 2 croosing jalan negara di Langkat di Desa Karangrejo Kec Stabat dan satu di Langsa ,NAD .

Sedangkan jumlah crossing jembatan penyeberangan di Langkat 45 buah dan crossing kereta api di Tanjungpura . Sedangkan ruas tol melintasi Langkat sepanjang 70 KM masuk dari pintu tol Tandam Hilir terus menuju Karangrejo Stabat dan crossing jalan negara Karangrejo Stabat , Jalan Randugapit menuju Titi Penceng ke Pintu Exit (keluar) . Pintu gerbal Tol masuk melalui Jalan Asrama belakang Gedung Serbaguna (GOR) Stabat menuju Titi Penceng Stabat.

Selanjutnya dari Titi Penceng Stabat menuju Bukittua Kecamatan Padangtualang dan untuk mendukung program Pariwisata religius menuju Tuan Guru Babusalam dan ke kiri wisata Tangkahan Batangserangan didirikan Pintu Tol kedua. Selanjutnya Pintu Tol ketiga di kawasan Pangkalanbrandan . (M-24/c).

Penulis
: Redaksi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com