Pemerintah Kota Binjai Larang Warga Masuk Lapangan Merdeka Tanpa Masker


303 view
Pemerintah Kota Binjai Larang Warga Masuk Lapangan Merdeka Tanpa Masker
Foto: SIB/Wilfrid
RAKOR: Rapat Koordinasi Satgas Covid-19 Kota Binjai  dipimpin  Pj Sekretaris Daerah Kota Binjai H Irwansyah Nasution SSos, Senin (22/3) di ruang rapat III kantor Wali Kota Binjai Jalan Jendral Sudirman Binjai.
Binjai (SIB)
Pemerintah Kota Binjai larang warga masuk lapangan Merdeka Binjai tanpa masker. Hal itu merupakan kebijakan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Binjai dalam mengoptimalkan penegakan protokol kesehatan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat kerumunan warga.

Kebijakan itu disepakati dalam rapat koordinasi Satgas Covid-19 Kota Binjai yang dipimpin Pj Sekretaris Daerah Kota Binjai H Irwansyah Nasution SSos, Senin (22/3) di ruang rapat III kantor Wali Kota Binjai Jalan Jendral Sudirman Binjai.

Kesepakatan itu di antaranya akan mengoptimalkan penegakan protokol kesehatan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat kerumunan warga. Upaya yang akan dilakukan di antaranya, larangan masuk area Lapangan Merdeka Binjai bagi warga yang tidak memakai masker.

Selain itu, melakukan pembatasan wahana bermain dan pembatasan waktu operasional tempat berjualan maksimal pukul 10 malam.

“Langkah terbaik mencegah penyebaran Covid-19 adalah menghentikan sementara waktu segala bentuk keramaian,” kata Irwansyah.

Dia mengajak seluruh perangkat daerah yang tergabung dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Binjai untuk semakin mengoptimalkan penegakan protokol kesehatan untuk menekan angka kasus Covid-19 yang terus meningkat.

“Penanganan ini jangan kendor, tim harus punya kerja nyata untuk penanganan Covid-19 di Kota Binjai,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai Dr Sugianto SPOG mengatakan, kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap Covid-19 sangat berpengaruh pada penegakan disiplin protokol kesehatan.

Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Binjai Wan Riski Ardiannova mengatakan peran aktif serta dukungan dari satuan tugas yang mempunyai wilayah kerja hingga ke tingkat lingkungan sangat diharapkan untuk penegakan protokol kesehatan.

"Saya mohon kerjasamanya, sinergi antar bidang serta dukungan lintas sektor dalam upaya penanganan termasuk pemberian sangsi juga harus semakin diperkuat," kata Wan Riski. (A6/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com