Pemilik Warung Nasi di Medan Ngeluh Harga Ayam Potong Mahal


300 view
Pemilik Warung Nasi di Medan Ngeluh Harga Ayam Potong Mahal
Foto: iStockphoto/Ann_Zhuravleva
Ilustrasi. 

Medan (SIB)

Para pemilik warung atau kedai nasi di sejumlah kawasan di Medan mengeluhkan harga ayam potong akhir-akhir ini melonjak di pasaran yakni antara Rp38.000 hingga Rp40.000 per kg.

"Sudah harga mahal dan stok ayam potong menipis pula. Alasan pedagang ayam masih dipersiapkan untuk hari besar keagamaan dalam waktu dekat ini,” ungkap Yuni, pemilik Warung Jurnalistik Jalan Sudirman Medan, Jumat (2/6).

Disebut, akibat stok menipis menu makanan yang dijual jadi terbatas. Misalnya menu ayam penyet, sop ayam, ayam bakar sehingga banyak pelanggan kecewa tidak bisa terlayani.

Menurutnya, akibat stok terbatas dan harganya mahal, harga jual untuk menu makanan yang menggunakan makanan merangkak mahal jadinya.

Memang tidak mahal kali tapi setidaknya ada kenaikan, misalnya mie sop ayam dari Rp10.000 jadi Rp12.000 per porsi.Nasi ayam penyet dari Rp 15.000 jadi Rp18.000 per porsi.

Stok ayam hidup saat ini masih minim, belum bisa dipanen. Bisa dipanen seminggu jelang hari Hari Raya Haji, ujar teman sesama pedagang menimpali kepada SIB.

Sementara itu Pengamat Ekonomi dan Keuangan Gunawan Benyamin ketika ditanya kenaikan harga ayam mengatakan, kenaikan dua komoditas ini sangat dipengaruhi oleh meningkatnya demand serta kenaikan biaya input produksi.

Jadi tidak heran, akibat harga ayam melambung, tak sedikit pembeli dari kalangan ibu rumah tangga maupun pelanggan dari tempat usaha mengeluh, mau beralih ikan. Ikan pun sudah sejak lama mahal harganya. (A1/a)



Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com