Kamis, 30 Mei 2024 WIB
Penasihat Rohani DPD WKRI SU, Ps Fiorentius Sipayung OFM Cap:

Pemilu 2024 Bukan Memilih yang Terbaik, tapi Mencegah yang Buruk Jadi Pemimpin

Redaksi - Minggu, 28 Januari 2024 16:30 WIB
221 view
Pemilu 2024 Bukan Memilih yang Terbaik, tapi Mencegah yang Buruk Jadi Pemimpin
(Foto: Dok/WKRI Hayam Wuruk Medan)
Pengukuhan WKRI Medan: Penasihat Rohani DPD WKRI SU, Ps Fiorentius Sipayung OFM Cap (kiri) bersama imam lainnya seusai memimpin Misa Ekaristi dalam pengukuhan kepengurusan DPC WKRI Hayam Wuruk Medan yang dikomandoi Ketua Dra Susi Meri Junita Sina
Medan (SIB)
Penasihat Rohani Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Sumatera Utara (SU), Ps Fiorentius Sipayung OFM Cap, mengatakan, Pemilu 2024 bukan memilih yang terbaik tapi mencegah yang buruk menjadi pemimpin dan atau perwakilan ke legislatif di tiap tingkatan.
“Karenanya, jangan disebabkan pilihan, konstituen khususnya kita warga Katolik, terpecah. Apalagi sampai memutus persaudaraan dalam Yesus Kristus. Pilihlah pimpinan atau perwakilan sesuai nurani berbasis semangat kekatolikan,” tegasnya saat menutup rangkaian acara Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) WKRI Hayam Wuruk Medan di Christosophia Catholic Center Medan Jalan Mataram Medan, Sabtu (27/1).
DPC WKRI Hayam Wuruk Medan dikomandoi Ketua Dra Susi Meri Junita Sinaga, Wakil Ketua Nurmawaty Hutahaean, Sekretaris Korli Tamba, Wakil Sekertaris Agustina Turnip SH, Bendahara Sarianti Kembaren, Wakil Bendahara Theodora legender, Koordinator Bidang organisasi Dra Anna Silalahi yang juga Ketua Panitia, Koordinator Bidang Hubungan Masyarakat Arni M Siringoringo, Koordinator Bidang Usaha Darmawati Emelda, Koordinator Kesejahteraan Nelly Rosa, Koordinator Bidang Pendidikan Vestha I Aritonang.
Ps Fiorentius Sipayung OFM Cap memastikan, WKRI Sumut dan WKRI Hayam Wuruk Medan berisi tokoh-tokoh perempuan, aktivis, politisi dan pegiat permberdayaan masyarakat.
“Semua ada di situ (maksudnya di WKRI). Pasti tahu bagaimana memilih calon pimpinan dan calon wakil kita di legislatif dengan upaya mencegah yang buruk menjadi pemimpin,” tegasnya sambil berterima kasih pada organisasi perempuan yang hadir di acara tersebut. Di antaranya dari Iwapi Sumut dan Medan, Wanita Swadiri Indonesia - SOKSI Sumut dan Medan.
“WKRI silakan berdiskusi, sharing dengan organisasi lainnya untuk memberi terbaik dalam membangun Indonesia,” tegasnya.
Ia mengatakan, sebagai penasihat rohani wanita Katolik di Sumut, banyak menerima masukan dan usulan. Khusus untuk Pemilu 2024, lanjutnya, dengar hati nurani sebab hierarki telah memberi pencerahan dengan memerhatikan rekam jejak calon-calon pimpinan.
“Telaah track record para calon secara murni tanpa hoax. Sekali lagi saya berharap, gunakan hati nurani, bawa dalam doa. Selamat pada Bu Susi (maksudnya Ketua DPC WKRI Hayam Wuruk Medan) yang kali ini tidak terjun langsung di politik praktis, tapi pasti dapat mencerahkan anggotanya dalam menentukan pilihan,” simpul Ps Fiorentius Sipayung OFM Cap.
Susi Meri Junita Sinaga berterima kasih atas dukungan dan apresiasi semua pihak. Mulai dari namanya diusulkan untuk menjadi ketua hingga pemilihan sampai pelantikan.
“Benar, saya tidak di politik praktis lagi. Tapi wanita Katolik harus berpolitik agar dapat memberi warna Katolik dalam kehidupan berbangsa bernegara. Minimal dapat memengaruhi tiap keputusan menyangkut hajad hidup orang banyak hingga Katolik tidak termarjinalkan,” ujarnya.
Ia berterima kasih pada panitia yang bekerja lelah. “Semua kerjanya terbalaskan dengan suksesnya kegiatan. Sebagai pimpinan dan pribadi, terima kasih pada Ketua DPD Partai Golkar Sumut dan pribadi H Musa Rajeckshah. Iwapi dan WSI - SOKSI yang mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir,” tambah Susi Meri Junita Sinaga.
Ketua Panitia Anna Silalahi menyampaikan, untuk pengukuhan kepengurusan, pihaknya lebih dahulu menyosialisasikan WKRI Hayam Wuruk Medan ke sejumlah pihak. Termasuk pada Kepala Dinas Koperasi UMKM Sumut Naslindo Sirait, dan jajarannya, Kesbanglinmaspol Sumut serta seluruh jajarannya.
Ia mengatakan, rangkaian pengukuhan dilakukan bertermin. Mulai Misa Ekaristi di Gereja Katolik Paroki Santo Antonius dari Padua Hayam Wuruk Medan, berlanjut ke Christosophia Catholic Center Medan yang dirangkai Syukuran Natal dan Tahun Baru. (**)



Baca Juga:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rakernas PDIP Nilai Pemilu 2024 Paling Buruk
35 Calon Anggota DPRD Labura Terpilih Pemilu 2024 Belum Ditetapkan, Ini Kata Ketua KPU
KPU Asahan Tetapkan Perolehan Kursi dan Caleg Terpilih DPRD Asahan Hasil Pemilu 2024
Ini Perolehan Kursi dan 45 Caleg Terpilih untuk DPRD Labuhanbatu Hasil Pemilu 2024
Polisi Siagakan 7.783 Personel Gabungan Amankan Sidang Putusan MK
MK: Gibran Memenuhi Syarat sebagai Cawapres
komentar
beritaTerbaru