Kamis, 25 Juli 2024
Gunawan Benjamin:

Penyesuaian Turun Harga BBM Non Subsidi, Pertamina Lebih Kompetitif

Redaksi - Rabu, 01 November 2023 19:16 WIB
230 view
Penyesuaian Turun Harga BBM Non Subsidi, Pertamina Lebih Kompetitif
Foto Dok
Pengamat ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin
Medan (harianSIB.com)
PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading Pertamina, terus berkomitmen melakukan evaluasi harga jual produk-produk BBM non subsidi atau jenis bahan bakar umum (JBU) secara berkala.
Pada periode 1 November 2023, Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian turun harga untuk Pertamax Series dan Dex Series.
Terkait hal ini, pengamat ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, untuk BBM non subsidi, penyesuaian turun harganya sangat tepat dilakukan melihat mekanisme pasar dan sesuai dengan kebijakan masing-masing badan usaha.
"Ketika harga biaya produksinya keekonomian mengalami penurunan dan harga jualnya sekarang sudah di atas harga keekonomian, saya pikir cukup rasional bagi badan usaha melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi. Ditambah pada Oktober, kenaikan harga minyak mentah dunia dipicu terjadinya konflik antara Hamas dengan Israel. Dan saat ini harga minyak tersebut ditransaksikan di kisaran $81 per barelnya," terang Gunawan, Rabu (1/11/2023).
Menurutnya, harga BBM Pertamina untuk yang non subsidi, jika dibandingkan dengan harga dari kompetitor Pertamina terpantau masih lebih kompetitif. Harga baru yang berlaku untuk provinsi dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 7,5% seperti di wilayah Sumatera Utara.
“Pertamina masih lebih unggul jika membandingkan selisih harga jual BBM-nya. Akan tetapi gambaran fluktuasi harga minyak non subsidi ini harus bisa diterjemahkan bahwa itulah harga keekonomian BBM pada dasarnya,” kata Gunawan.
Seperti diketahui, ujarnya, untuk seluruh produk jenis gasoline (bensin) Pertamina mengalami penyesuaian turun harga. Sejak dilakukan penyesuaian harga terakhir pada 1 November 2023, dibandingkan periode Oktober 2023, untuk wilayah Sumatera Utara, Pertamax (RON 92) turun menjadi Rp14.000 per liter, dari sebelumnya Rp14.300. Sedangkan Pertamax Turbo (RON 98), turun menjadi Rp15.800 per liter dari sebelumnya Rp16.950.
Untuk produk jenis gasoil (diesel) yakni Dexlite (CN 51), disesuaikan menjadi Rp17.300 per liter dari sebelumnya Rp17.550. Pertamina Dex (CN 53) turun menjadi Rp18.100 per liter dari sebelumnya Rp18.250.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, menjelaskan harga baru per 1 November 2023 ini sudah sesuai dengan penetapan harga yang diatur dalam Kepmen ESDM No.245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga JBU atau BBM non subsidi.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen menyediakan pasokan produk BBM berkualitas di seluruh wilayah Indonesia. Tidak hanya di kota-kota besar namun ke seluruh pelosok negeri, dengan harga yang kompetitif,” katanya. (**)


Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Raih Penghargaan Internasional CSR di London
Harga Pertamax Cs Naik Bulan Ini
Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Gelar Aksi Bersih
Pertamina Peduli Bantu Korban Bencana di Humbahas
Pertamina Patra Niaga Berkolaborasi dengan Kejaksaan RI Kawal Penyelesaian Proyek Strategis Terminal LPG Belawan
Stok BBM di FT Medan Group Untuk Masyarakat Sumut Aman
komentar
beritaTerbaru