Polda Sumut Ringkus Satu Tersangka Dalang Aksi Demo Ricuh di Batubara


118 view
Foto SIB/Roni Hutahaean
PROVOKATOR: Personel Ditreskrimsus menangkap seorang provokator aksi demo di Kab Batubara, saat ini tersangka ASL masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Sumut.
Medan (SIB)
Ditreskrimum Polda Sumut menangkap satu tersangka yang menjadi dalang atau provokator tindakan anarkis aksi demo tolak Omnibus Law di depan Kantor DPRD Kabupaten Batubara.

Tersangka berinisial ASL (28) warga Desa Bahari Indah, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara menjadi pemimpin aksi dan menyampaikan orasi yang menghasut pengunjuk rasa melakukan tindakan anarkis hingga melukai petugas.

Sebelum ditangkap, ASL sempat kabur dari kediamannya di Desa Bahari Indah, Batubara menuju Medan dan setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil mengamankan ASL di Jalan Riwayat Desa Marendal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang Jumat (16/10) sekira pukul 15.00 WIB.

Petugas mengamankan tersangka serta menyita barang bukti satu unit handphone berikut simcard yang melekat.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja saat dikonfirmasi SIB, Sabtu (17/10) sore lewat telephone selulernya membenarkan perihal penangkapan tersangka ASL tersebut.

Katanya, tersangka ASL ditangkap karena menjadi provokator aksi demo yang berujung anarkis. Penyelidikan juga terus berlanjut terhadap pelaku lainnya yang belum tertangkap.

Sebelumnya, unjukrasa di depan gedung DPRD Batubara, Senin (12/10) lalu, berlangsung tertib, namun akhirnya berubah menjadi anarkis. Tak terima dilarang masuk, pendemo mulai ribut dan berteriak-teriak serta melemparkan batu kecil dan besar.

Akibatnya, batu yang dilempar pendemo mengenai petugas di halaman gedung dewan yakni Kasat Shabara Polres Batu Bara, AKP DP Sinaga, hingga menyebabkan darah bercucuran dari kepala hingga membasahi wajahnya.

Pasca kejadian itu, Polres Batubara menahan 7 tersangka yakni Suh (44) warga Desa Simpang Gambus Kecamatan Lima Puh, Mh. A (20) warga Desa Sipare-pare Kecamatan Air Putih, Mh. F (23) warga Desa Bandar Sono Kecamatan Nibung Hangus. Kemudian Mh S (23) warga Desa Kuala Tanjung Kecamatan Sei Suka, AG (40) warga Blok X Desa Pamatang Cengkring Kecamatan Medang Deras, JS (20) serta BDP (20) warga Kabupaten Simalungun. (RH/c)

Penulis
: Redaksi