Rapidin: Unjuk Rasa Dugaan Penyalahgunaan Dana Covid-19 Bermuatan Politis

* Kejati Sumut: Rapidin Simbolon Tidak Ada Menikmati Dana Corona

417 view
Rapidin: Unjuk Rasa Dugaan Penyalahgunaan Dana Covid-19 Bermuatan Politis
Foto: Ist/harianSIB.com
uluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu melakukan aksi unjuk rasa di Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), Kamis (24/8/2023). 
Medan (harianSIB.com)
Mantan Bupati Samosir Rapidin Simbolon angkat bicara atas aksi pengunjuk rasa menyampaikan aspirasi agar Kejati Sumut memeriksa kasus dugaan penyalahgunaan dana belanja tidak terduga (BTT) penanggulangan bencana non alam dalam penanganan Covid-19 status siaga darurat tahun 2020 di Kabupaten Samosir.
Rapidin menegaskan keputusan itu telah berkekuatan hukum tetap (inkrah).
"Dengan adanya aksi ini membuat kasus ini menjatuhkan nama saya di tahun politik. Kan saya mau maju caleg, inilah menjelekkan nama saya. Ini penuh muatan politis," kata Rapidin kepada harianSIB.com, Jumat (25/8/2023).
Rapidin menyatakan siap dipanggil kejati dengan catatan ada novum (fakta-fakta yang baru muncul).
"Lagian saya sudah diperiksa sewaktu kasus ini diselidiki pihak kejaksaan," ujar Rapidin, yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut.
Rapidin Simbolon diduga terlibat tindak pidana korupsi berupa ikut menikmati dana Covid-19, kenyataanya sebagaimana keterangan Kejati Sumut menyampaikan Rapidin Simbolon tidak ada menikmati dana tersebut.
Hal itu disampaikan Kasi Penkum Kejati Sumut Yos A Tarigan, saat mendampingi kunjungan JAM Pidum dalam peresmian nominasi Restorative justice, di Desa Salaon Tonga-tonga, Kecamatan Ronggur Nihuta, Kabupaten Samosir, Kamis (24/8/2023).
Yos mengatakan setelah ditelisik, Kejati Sumut tidak menemukan adanya eks Bupati Samosir Rapidin Simbolon menikmati dana penanggulangan covid-19.
"Bahwa fakta di dalam penyidikan dan juga di persidangan, eks Bupati Samosir Rapidin Simbolon tidak ada temuan bahwa ia menikmati dana penanggulangan covid-19," kata Yos.
Menurutnya, sudah dilakukan penyidikan dan di persidangan juga diputus kemudian sudah inkrah.
"Fakta di dalam penyidikan, demikian juga dipersidangan tidak ditemukan bahwa eks Bupati Samosir Rapidin Simbolon menikmati dana penanggulangan Covid-19," kata Yos.
Hasil penyidikan yang juga dilakukan oleh tim Pidsus Kejati Sumut, tidak ada muncul yang menyebabkan Rapidin Simbolon menikmati dana penanggulangan Covid-19.
"Fakta penyidikan oleh tim Pidsus Kejati Sumut dan fakta di persidangan itu dicatat, namun hal itu tidak muncul. Maka saya tidak bisa berkomentar jauh tentang putusan Mahkamah Agung. Yang jelas fakta di penyidikan dan fakta di persidangan tidak ada muncul yang menyebabkan demikian," katanya.
Dengan demikian, terang benderang bahwa Rapidin Simbolon tidak terbukti menikmati dana Covid-19 sebagaimana yang dituduhkan oleh banyak pihak.
Sebelumnya, massa menamakan kelompoknya sebagai mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa dan menyampaikan aspirasi di depan Kantor Kejati Sumut, Jalan Jend Besar AH Nasution (Jalan Karya Jasa) Pangkalan Mansur, Medan Johor, Kamis (24/8/2023).
Pengunjuk rasa menyampaikan aspirasi agar Kejati Sumut memeriksa kasus dugaan penyalahgunaan dana belanja tidak terduga (BTT) penanggulangan bencana non alam dalam penanganan Covid-19 status siaga darurat tahun 2020 di Kabupaten Samosir.
Menurut pengunjuk rasa, aspirasi itu disampaikan ke Kejati Sumut sehubungan dengan berita dan informasi yang beredar terkait dugaan penyalahgunaan dana Covid-19 di Kabupaten Samosir.
Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor: 439 K/Pid.Sus/2023, RS sebagai Bupati Samosir waktu itu diduga terlibat Dana Covid-19 di Samosir.
"Kami mendesak Kejati Sumut memeriksa keterlibatan RS dalam kasus dugaan korupsi dana Covid-19 di Samosir sebesar Rp1,8 miliar itu," sebut salah seorang pengunjuk rasa yang disebut-sebut sebagai pimpinan aksi tersebut. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com