Ratusan Hektare Tanaman Padi di Telukmengkudu Sergai Tumbang Akibat Hujan dan Angin Kencang


153 view
Foto Dok/Lambok Simbolon
TUMBANG: Tanaman padi milik warga di Desa Pematangsetrak, Kecamatan Telukmengkudu, tumbang disebabkan hujan disertai angin kencang. Foto dipetik, Jumat (15/1).
Sergai (SIB)
Ratusan hektare (Ha) tanaman padi milik warga di wilayah Kecamatan Telukmengkudu Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) tumbamg disebabkan hujan deras disertai angin kencang yang terjadi beberapa hari lalu.

Pantauan SIB di areal persawahan milik warga di Dusun VIII Desa Pematangsetrak, Kecamatan Telukmengkudu, Jumat (15/1) sejumlah tanaman padi yang belum menguning dalam posisi tumbang dan terendam air. Sebagian tanaman padi yang sebelumnya tumbang, tampak batangnya diikat menggunakan tali plastik guna menegakkan tanaman padi agar tidak terendam air.

Ahmad Zais (53), petani setempat kepada SIB menyampaikan, hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Selasa (12/1) menyebabkan tanaman padi miliknya tumbang dan terendam air. Air juga tidak bisa dialirkan karena volume air sudah penuh di setiap tempat.

"Jika panen normal tanpa tumbang, dua rante sawah bisa menghasilkan sekitar 500 Kg padi basah. Dengan harga jual sekitar Rp 4.800/Kg, penghasilan dari menjual padi bisa mencapai Rp 2.400.000. Sedangkan upah untuk memanen Rp 150.000/rante. Kondisi itu jauh berbeda jika padi sampai tumbang dan terendan air, harga padi basah hanya sekitar Rp 3.500-Rp 4.000/Kg dan upah untuk memanen Rp250.000/rante," ujar Ahmad Zais.

Selain itu, lanjutnya, jika padi sampai tumbang, tentu biaya pengeluaran juga bertambah, karena padi perlu diikat agar tegak dan tidak terendam air. Upah mengikat padi menurutnya bisa mencapai Rp 100.000/orang. Untuk 2 rante dibutuhkan 3 orang, maka biaya pengeluaran mencapai Rp 300.000.

"Sebagai petani, kami tentu berharap pemerintah membantu panen periode kali ini. Selama ini memang ada bantuan bibit, namun jika padi tumbang begini, belum pernah ada bantuan", tandasnya.

Terpisah, Camat Telukmengkudu, Romian P Siagian saat dikonfirmasi melalui selulernya menyampaikan, tumbangnya tanaman padi milik warga tersebut terjadi karena intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Telukmengkudu beberapa hari belakangan ini.

Romian mengatakan, pihaknya telah turun meninjau ke lokasi guna mengumpulkan data serta melaporkan hal tersebut ke Dinas Pertanian Sergai.

"Total luas areal tanaman padi di wilayah Kecamatan Telukmengkudu mencapai 1.888,85 Ha, sedangkan luas areal yang tanaman padinya tumbang mencapai 433,6 Ha (22,96%). Kami bersama pihak dinas pertanian telah meninjau ke lokasi dan menyampaikan data secara langsung, semoga segera ditindaklanjuti," jelas Romian P Siagian. (T06/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com