Senin, 22 Juli 2024

Realisasi Dana PSR Masih Rendah, Airlangga Dengarkan Kendala Petani di Deliserdang

Redaksi - Sabtu, 27 Januari 2024 17:54 WIB
181 view
Realisasi Dana PSR Masih Rendah, Airlangga Dengarkan Kendala Petani di Deliserdang
Foto: Dok/Golkar Sumut
HADIRI: Menko Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto didampingi Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar dan lainnya saat menghadiri acara Temu Wicara bersama penerima bantuan dana PSR di Desa Sialang, Kabupaten Deliserdang, Jumat (26/1) sore.&
Deliserdang (SIB)
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa realisasi dana untuk program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Indonesia masih rendah. Untuk tahun 2023, realisasinya hanya Rp1,5 triliun dari total dana yang disediakan sekitar Rp 6 triliun.

Untuk itu ia mendengarkan keluhan para petani di Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut, terkait kendala apa yang dihadapi para petani sawit rakyat tersebut. Hal dikatakannya saat menghadiri acara Temu Wicara Menko Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto bersama penerima bantuan dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Desa Sialang, Kabupaten Deliserdang seperti dilansir dari harianSIB.com, Jumat (26/1) sore.

"Jadi saya datang ke sini untuk menyerahkan secara simbolis penyerahan dana daripada BPDPKS untuk replanting. Besarnya dana dari BPDPKS ini adalah Rp30 juta per hektare. Ini untuk tahun pertama," ujar Ailangga kepada wartawan.

Kehadiran Airlangga didampingi Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F Paulus, Wakil Gubernur Sumut periode 2018-2023, Musa Rajekshah, anggota DPR RI Meutya Hafid, Ahmad Doli Kurnia Tanjung dan lainnya. Tampak juga hadir Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar.

Lebih lanjut dikatakan Airlangga, BPDPKS sendiri punya target untuk menyalurkan dana kepada 180 ribu hektare lahan pertahun agar direplanting. Adapun dana yang disediakan Rp 6 triliun.

"Dan tahun kemarin realisasinya Rp1,5 triliun. Beberapa kendala yang masuk pertama tentu proses status tanah itu menjadi yang utama. Dimana banyak dari pengusaha dan petani status tanahnya clean and clear. Belum ada sertifikat HGU nya dan lainnya," sebutnya.

Pemerintah sendiri, katanya, sedang memperlajari keterlanjuran lahan dari kehutanan dimana keterlanjuran ini agar bisa diselesaikan. "Targetnya tahun ini bisa selesai sehingga dengan demikian akan semakin banyak lagi masyatakat yang bisa mendapatkan fasilitas replanting. Kedua pemerintah juga menyiapkan melalui kredit usaha rakyat (KUR) untuk petani. Tadi permintaannya para petani itu per hektare Rp25 juta untuk biaya perawatan, sarana dan prasarana. Dan ini bisa diberikan lewat KUR dengan bunga 6 persen," sebutnya.

Di Sumut sendiri, bank yang bisa menjembatani KUR di antaranya Bank Sumut dan BRI. Bank Sumut sendiri mendapat jatah untuk menyalurkan KUR dana replanting sekitar Rp1,3 triliun lebih dan mulai berjalan tahun ini. Sementara secara nasional anggaran KUR yang disediakan Rp 280 triliun.

"Jadi tidak ada lagi alasan replanting ini tidak berjalan. Yang saya tahu selama ini persoalannya di rekomendasi dari dinas dan lainnya. Saya mau tahu lagi dari petani di sini kira-kira masalahnya apa," sebutnya.

Ketua Koperasi Mitra Petani Mandiri, Feriadi di hadapan Airlangga menyampaikan, yang menjadi kendala para petani adalah status lahan perkebunan yang sebagian masih masuk dalam kawasan hutan. Padahal sudah lebih 30 tahun dikelola masyatakat. "Saat kita ambil titik koordinat ternyata masuk kawasan hutan. Jadi ini terpaksa kita tinggal. Selanjutnya ada lagi kendalanya di HGU. Lahan petani kondisinya bersebelahan sama HGU punya perkebunan. Itu yang menjadi kendala kami," katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa ia salah satu penerima dana program PSR tahun 2021. Luas lahan yang disetujui 543 hektare. "Kami terima kasih atas bantuan Menko Perekonomian. Dan kami berharap KUR yang diberikan juga dapat membantu kami," ujarnya. (**)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kerumunan Warga Padati Rumah Duka Korban Tertabrak Kereta Api di Deliserdang
Mobil Manullang Ditabrak Kereta Api di Deliserdang, 6 Tewas 1 Luka
129 Atlet dan 17 Pelatih asal Deliserdang Perkuat Kontingen Sumut di PON 2024
Bobby Nasution Ajak Alumni IPB Sumut Majukan Sektor Pertanian
Bupati Simalungun: Penanaman Cabai dengan Metode Fertigasi Menguntungkan
Rapat Bersama Menko PMK, Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Jamin Persiapan PON Sesuai Jadwal
komentar
beritaTerbaru