Rektor UINSU Paparkan Rencana Pembukaan Dua Fakultas di Tebingtinggi

* Sejumlah Anggota DPRD Mendukung

287 view
Rektor UINSU Paparkan Rencana Pembukaan Dua Fakultas di Tebingtinggi
Foto SIB/Humala Siagian
SAMPAIKAN: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan sampaikan sambutan sebelum  persentase atau pemaparan dari Rektor UINSU Prof Dr H Syahrin Harahap terkait pembukaan Fakultas di Tebingtinggi, Rabu (20/1/2021) di Ruang Sidang Paripurna DPRD, Tebingtinggi.

Tebingtinggi (SIB)

Sejumlah anggota DPRD Kota Tebingtinggi mendukung Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) membuka dua Fakultas di Kota Tebingtinggi. Dukungan itu disampaikan sejumlah Anggota DPRD saat memberikan saran dan pendapat usai mendengarkan persentase atau pemaparan dari Rektor UINSU Prof Dr H Syahrin Harahap, Rabu (20/1) di Ruang Sidang Paripurna DPRD, Tebingtinggi.

“Usai pemaparan dari Rektor UINSU, sejumlah teman-teman anggota DPRD menyambut baik gagasan Wali Kota Tebingtinggi menghibahkan Eks Akbid Pemko ke UINSU. Tinggal nanti Bamus DPRD, menjadwalkan sidang paripurna terkait mekaninsme pengambil keputusan,” ujar Ketua DPRD Basyarudin Nasution

Basyarudin menjelaskan, persoalan pembukaan 2 Fakultas UINSU di Tebingtinggi adalah tinggal mekanisme penyerahan aset eks Akbid Pemko Tebingtinggi yang mau dijadikan Kampus UINSU harus persetujuan DPRD Tebingtinggi karena nilai aset sudah melebihi Rp 5 miliar.

“Regulasi mengatakan, jika aset di atas Rp 5 miliar, dihibahkan dibutuhkan persetujuan DPRD. Kegiatan hari ini adalah rangkain, sebelum DPRD menyetujui gagasan Wali kota,” jelas Basyaruddin

Basyaruddin menambahkan, sesuai saran dan masukan dari Anggota DPRD Tebingtinggi terhadap paparan dari Rektor UINSU tidak ada yang bertentangan, hal itu mengambarkan bahwa DPRD Tebingtinggi juga mendukung kehadiran Universitas Negeri di Tebingtinggi

Namun demikian agar proses penyerahan aset sesuai regulasi yang ada, maka DPRD Tebingtinggi dalam mengambil keputusan akan melakukannya sesuai mekanisme yanga ada

“Tadi kita udah mendengar paparan dari Rektor, selanjutnya Bamus akan menjadwalkan sidang DPRD dan Insyahallah dalam bulan ini akan kita tuntaskan,” ujar Basyaruddin

Sedangkan Wali kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan, Tebingtinggi sangatlah membutuhkan Universitas Negeri untuk menunjang peningkatan SDM dan hal ini adalah bagian dari visi dan misinya bersama Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar dalam membagun Tebingtinggi.

Untuk mewujudkan hal di atas pihaknya sudah terlebih dahulu berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan, akan tetapi hingga saat ini belum ada titik terang, karena sejumlah alasan.

Dan setelah hal ini kita ajukan ke Kementerian Agama sekitar Maret 2020, pihak Kemenang menyambut baik dengan sejumlah ketentuan, di antaranya aset yang mau dihibahkan surat tanahnya harus satu dan itu sudah kita kerjakan

Menurut Umar, aset Eks Akbid Pemko dinilai totalnya Rp 15 miliar, akan tetapi karena ada sejumlah aset tidak dibutuhkan seperti kendaraan maka yang dihibahkan total aset sekitar Rp 13 miliar.

Lanjut Umar, keberadaan Universitas Negeri di Tebingtinggi selain berdampak meningkatkan SDM masyarakat, tentu sangat berdampak pada peningkatan ekonomi bagi masyarakat sekitar kampus.

“Aset yang kita lepas sekitar Rp 13 milliar,namun investasi yang kita harapkan akan jauh lebih besar karena Kemenag akan membagun kampus itu dengan nilai sekitar Rp 75 milliar,” jelas Umar.

Namun demikian, Wali kota menyampaikan terimakasih kepada DPRD karena sudah memberikan saran dan masukan kepada Pemerintah Kota, agar nantinya dengan hadirnya UINSU di Tebingtinggi berdampak baik kepada seluruh masyarakat Tebingtinggi

Sementara itu Rektor UINSU Prof Dr Syahrin Harahap mengatakan, sesuai hasil keputusan rektorat UINSU dan Senat di Tebingtinggi akan dibuka 2 Fakultas diantaranya Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam

“Dalam 2 Fakultas ini, nantinya akan kita terima mahasiswanya rata-rata 500 mahasiswa per fakultas,” Syarin Harahap.

Syarin lebih lanjut menjelaskan, pihaknya sudah siap membuka 2 fakultas itu di Tebingtinggi. Dan jika proses penghibaan sudah selesai tentu akan lansung kerja untuk persiapan penerimaan mahasiswa baru.

“Dengan dibukanya Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Ekonomi Bisnis Islam, kami berharap dapat mendorong lahirnya para sarjana di bidang kesehatan dan ekonomi. Hal ini juga sekaligus mendukung pengembangan ekonomi dan dalam hal membangun kesehatan masyarakat. (BR3/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com