Rimbawati, Dosen UMSU Terangi Desa Sumbul dengan Mikrohidro


277 view
(Foto:Dok/UMSU)
Terang:  Rimbawati melihat karyanya menerangi Dusun Bintang Asih, Kec STM Hulu Kabupaten Deliserdang.
Medan (SIB)
Rimbawati MT, seorang Dosen Program Studi Teknik Elektro Fakultas Tehnik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ( UMSU ) mendapat perhatian besar dari masyarakat di Desa Sumbul Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara.

Hal ini dikarenakan satu dusun tertinggal yang jauh dari pusat keramaian desa, yaitu Dusun Bintang Asih kini menikmati penerangan dengan berfungsinya Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro karya Rimbawati, walau hanya bersekala kecil ( 5 KW ).

Sebanyak 155 jiwa masyarakat suku Jawa dan Karo yang tinggal di dusun ini sejak tahun 2017 menikmati penerangan di setiap rumah dengan kapasitas 160 Watt per KK.

Poniman salah seorang petani bersama istri dan putra dan putrinya atas nama masyarakat sangat bangga dan bersyukur atas hadirnya seorang dosen UMSU yang mampu membangun listrik tenaga mikrohidro. Padahal untuk sampai ke dusun yang berbukit dan sejauh 4 Km dari pusat pemerintahan desa bisa terang benderang sehingga sangat membantu masyarakat.

Sementara itu Rimbawati ketika dihubungi melalui telepon selularnya menjelaskan, pembangkit listrik tenaga mikrohidro dibangun bersama mahasiswa UMSU untuk memenuhi tugas akhir perkuliahan.

Melalui dana hibah multi tahun dari Kemenristek Dikti dalam Program PPDM tahun 2017 dan 2018 yang berhasil dimenangkannya, pembangkit listrik mikrohidro dapat berfungsi dengan baik.

Menurut Rimbawati, pihaknya sedang mendesain pengembangan pembangkit listrik tenaga surya kapasitas 2000 WP, sehingga jika ini berfungsi, kelak setiap KK bisa menikmati aliran listrik kapasitas 220 Watt per rumah tangga.

Di sisi lain Dr Mohd Yusri MSi, Ketua Pusat Kajian Pembangunan Strategis UMSU memberi apresiasi kepada Dosen UMSU Rimbawati yang berhasil membangun pembangkit listrik mikrohidro dengan hak patennya, sehingga sangat membanggakan UMSU maupun masyarakat Sumatera Utara dan pemerintah daerah.

Bagi Yusri, dosen tidak sebatas mampu mengajar di kelas, tapi inovasinya telah berhasil mendidik mahasiswa dan belajar di lapangan dengan produksi yang membanggakan.(R6/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com