Safari Natal di GBKP, Wali Kota Bobby Nasution: Jangan Sampai Terpecah Belah, Jaga Terus Kerukunan


188 view
Safari Natal di GBKP, Wali Kota Bobby Nasution: Jangan Sampai Terpecah Belah, Jaga Terus Kerukunan
(Foto SIB/Dok Diskominfo Medan)
SAFARI NATAL: Wali Kota Medan Bobby Nasution hadir di gereja GBKP Runggun Pasar II Jalan Rebab, Kelurahan Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru, saat melaksanakan Safari Natal. 
Medan (SIB)
Jangan mau dipecah belah dan harus tetap menjaga kerukunan, menjadi pesan penting Wali Kota Medan Bobby Nasution saat melaksanakan Safari Natal di GBKP Runggun Pasar II Jalan Rebab, Kelurahan Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru, Minggu (3/12) siang. Sebab, saat ini sudah memasuki tahun politik dan Pemilu serentak akan berlangsung pada Februari mendatang.
"Saya titip pesan ke semua, jangan sampai kita terpecah belah. Ingat, berbeda pilihan dalam menentukan calon pemimpin itu hal biasa, tapi yang terpenting adalah kerukunan antar kita semua harus tetap terjaga, " kata Bobby Nasution.
Dalam Safari Natal tersebut, menantu Presiden Joko Widodo ini juga menyerahkan bantuan dari Pemko Medan di antaranya bantuan renovasi gereja sebesar Rp 50 juta dan bantuan sosial sebesar Rp 10 juta. Lalu, menyerahkan akte kelahiran, akte perkawinan, KTP serta KK. Kemudian, buku bacaan, tanaman hidroponik, sembako dan satu set tenis meja.
Bobby Nasution menuturkan, peran masyarakat sebagai pemilih hanya saat hari pencoblosan. Hanya saja, ungkapnya, tugas tambahan lain sebelum hari H adalah menciptakan situasi yang aman, damai dan kondusif dengan tidak saling menjelekkan di luar dari apa yang menjadi pilihan.
"Kalau ingin menyampaikan sesuatu, sampaikan saja tentang hal-hal baik pasangan calon yang menjadi pilihan kita. Mudah-mudahan, keamanan, kenyamanan dan kekondusifan Kota Medan bisa tetap terjaga saat ini dan usai pemilu nanti, " harapnya.
Selanjutnya, Bobby berharap peran serta rumah ibadah, termasuk gereja untuk mendukung suksesnya program-program pembangunan Kota Medan, dengan harapan, hasil pembangunan yang dicapai bisa dirasakan secara merata oleh masyarakat.
"Kami mohon doanya agar semua berjalan dengan lancar. Mohon maaf kalau aktifitas dan kenyamanan sedikit terganggu selama masa pembangunan. Pembangunan massif dilakukan agar kita bisa merepresentasikan Kota Medan sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia,” ujarnya.(**)

Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com