Siap Lakukan Tindakan Tegas

Satgas Covid-19 Medan Warning Pengusaha Taati Protokol Kesehatan


222 view
Dok/Humas Pemko Medan
INGATKAN : Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  Medan, Rahmat Adisyahputra Harahap mengingatkan staf salah satu gerai kuliner di Manhattan Time Square di Jalan Gagak Hitam Medan, untuk mematuhi protokol kesehatan, Kamis (18/12/2020).
Medan (SIB)
Pasca penertiban puluhan gerai di Plaza Medan Fair di Jalan Gatot Subroto dan Manhattan Time Square di Jalan Gagak Hitam Medan, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Medan memberikan peringatan (warning) kepada para pengusaha kuliner, kafe, restoran dan toko lainnya untuk menaati protokol kesehatan.

"Selain sanksi peringatan disertai monitoring secara berkala, tidak tertutup kemungkinan kami akan melakukan tindakan tegas berupa penutupan usaha, bila pihak manajemen tetap membandel dan menjalankan usahanya tanpa menaati protokol kesehatan," kata Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Medan, Rahmat Adisyahputra Harahap kepada wartawan di Medan, Sabtu (19/12).

Rahmat mengatakan, selain menertibkan protokol kesehatan di restoran dan toko, Tim Satgas yang dipimpinnya itu juga menjaring warga yang tidak memakai masker di dalam Gedung Manhattan Time Square dan Jalan Ringroad Gagak Hitam.

Menurut dia, sekitar 13 toko dan gerai dipantau mulai dari penerapan protokol kesehatan yakni ketersediaan tempat mencuci tangan dan hand sanitizer, jarak meja dan kursi pengunjung minimal 1,5 meter termasuk jarak antre ketika membayar di kasir.

Kemudian, tim yang terdiri dari Satpol PP dan Duta Perubahan Perilaku Medan, Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, unsur kecamatan dan kelurahan se-Kecamatan Medan Sunggal, Babinsa dan Babinkamtibmas Kecamatan Medan Sunggal itu, juga mengecek kelengkapan protokol kesehatan para pelayan/pramusaji baik masker, sarung tangan, face shield dan terdapatnya pembatas akrilik pada kasir.

Rahmat mengatakan, hal itu menjadi standar yang harus diperhatikan manajemen gerai dalam melakukan usaha dan perdagangan selama masa pandemi untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kota ini.

"Tim juga fokus mengecek jika terjadi penumpukan orang dan kerumunan di satu tempat. Masa pandemi belum tahu kapan berakhir tapi kita semua dapat melewatinya dengan sehat dan selamat selama kita disiplin mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, Pemko Medan juga telah memberikan panduan mengenai adaptasi kebiasaan baru melalui Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan Nomor 27/2020," kata Rahmat.

Dengan Perwal tersebut, kata Rahmat, warga Medan dapat terus melakukan kegiatan di luar rumah seperti bekerja di perkantoran, berusaha dan sebagainya.

Sementara, pada razia masker di Jalan Ringroad Gagak Hitam, yang dipimpin Kepala Bidang Penegak Peraturan dan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Medan, Ardhani Syahputra menjaring sedikitnya 26 warga yang tidak memakai masker. Dalam razia tersebut, warga yang kedapatan tidak memakai masker diberikan tindakan tegas berupa penahanan Kartu Identitas (KTP-EL) dan sanksi fisik.

"Sebanyak 26 warga terjaring dalam razia masker yang berlangsung lebih kurang dua jam ini, 5 di antaranya mendapat sanksi penahanan KTP-EL selebihnya sanksi fisik berupa push up. Dengan penerapan sanksi ini, diharapkan warga semakin sadar untuk menaati protokol kesehatan terutama memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Jika kita semua patuh, insya Allah Kota Medan dapat melewati masa pandemi ini dengan selamat," kata Ardhani. (R17/M15/rel/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com