Soal Bimtek Kades, Massa Kompak Kembali Gelar Aksi di Kantor DPRD Sergai


172 view
Internet
Wakil Ketua DPRD Sergai, Samsul Bahri didampingi Komisi A DPRD menyambut massa KOMPAK Sergai.
Sergai (SIB)
Massa Konsorsium Masyarakat Pedesaan Anti Korupsi (Kompak) Serdangbedagai (Sergai) kembali menggelar aksi damai di Kantor DPRD Sergai, Senin (30/11) mempertanyakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepala desa (Kades).

Koordinator aksi, Gunawan Bakti menyampaikan bahwa aksi ini merupakan yang ke-7 kali yang digelar massa Kompak dan ke-2 kalinya di Kantor DPRD Sergai.

Dalam orasinya, Gunawan Bakti menyampaikan 9 tuntutan massa Kompak Serga yakni, mendesak Polres Sergai segera memproses pengaduan masyarakat yang dilayangkan Kompak Sergai, mendesak Pemkab Sergai menjalankan Perbup nomor 25 tahun 2020 serta maklumat Kapolri nomor : MAK/2/III/2020, mendesak Pemkab Sergai mengungkap aktor intelektual keberangkatan Kades ke Bandung yang diduga hanya sebuah kegiatan akal-akalan untuk merampok uang negara.

"Kami juga mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sergai melakukan penyelidikan lebih awal terkait keberangkatan Kades ke Bandung yang kami duga syarat dengan korupsi. Dan mendesak Kejari Sergai melakukan penyelidikan terkait penggunaan Dana Desa se-Kabupaten Sergai dari tahun 2015 hingga tahun 2020," seru Gunawan.

Kemudian, lanjutnya, mendesak Kejari Sergai memanggil dan memeriksa Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dan Inspektorat terkait banyaknya dugaan korupsi penggunaan dana desa di Kabupaten Sergai, karena dianggap mengetahui dan bertanggungjawab atas hal tersebut.

Selanjutnya, mendesak Kejari Sergai memanggil dan memeriksa seluruh tenaga ahli dan pendamping desa, karena dianggap lebih mengetahui atas seluruh penggunaan dana desa. Meminta DPRD Sergai untuk menjalankan fungsi pengawasan dalam pemerintahan, agar dapat menjadikan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

"Terakhir, kami mengingatkan DPRD Sergai jangan ambil bagian dalam dugaan konspirasi, korupsi berjamaah yang terjadi di Kabupaten Sergai ini," tegas Gunawan Bakti.

Sementara itu, Koordinator lapangan Kompak Sergai, Rozy Albanjari menilai para Kades yang mengikuti Bimtek ke Bandung telah melanggar Protokol Covid-19. Karena, dari ratusan Kades yang berangkat Bimtek ke Bandung, hanya 21 orang yang menjalani test swab setelah kembali ke Sergai.

Untuk itu, dia meminta meminta DPRD Sergai menjalankan fungsi pengawasan dan segera memanggil para Kades yang baru-baru ini kembali melakukan Bimtek di Medan.

Wakil Ketua DPRD Sergai, Samsul Bahri saat menemui massa Kompak menyatakan DPRD yang juga menjadi pengawas APBD/APBDes akan menindaklanjuti tuntutan massa Kompak.

Selanjutnya, massa Kompak Seegai diterima Komisi A DPRD untuk melakukan mediasi. Dalam pertemuan tersebut, Ketua Komisi A DPRD Sergai, Togar Situmorang didampingi sekretaris dan anggota Komisi A menyatakan menerima aspirasi Kompak Sergai dan akan menindaklanjutinya.

Sebelum mengakhiri pertemuan, Wakil Ketua DPRD Sergai Samsul Bahri meminta Komisi A agar segera menjadwalkan untuk mengundang Dinas PMD, Inspektorat dan para Kades sesuai proses dan regulasi yang ada. (T06/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com