Terapkan RJ, Januari-April 2022 Kejati Sumut Hentikan Penuntutan 54 Perkara Pidum


200 view
Terapkan RJ, Januari-April 2022 Kejati Sumut Hentikan Penuntutan 54 Perkara Pidum
(Foto: SIB/Martohap Simarsoit)
BERI KETERANGAN: Kajati Sumut Idianto SH MH, didampingi Kasipenkum Yos A Tarigan SH MH memberikan keterangan tentang kegiatan penyerahan hadiah lomba karya tulis  jurnalistik & mahasiswa, di aula lantai 3 Kejati Sumut, Rabu (11/5/2022). 

Medan (harianSIB.com)

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut (Kajati Sumut) Idianto SH MH mengatakan, dalam kurun waktu Januari hingga April 2022, Kejati Sumut dan jajarannya telah menghentikan penuntutan 54 perkara Pidum (pidana umum) dengan penerapan keadilan restorative atau restorative justice (RJ).


Untuk pelaksanaan penghentian penuntutan perkara Pidum berdasarkan penerapan RJ tersebut, kriteria dan pertimbangannya mengacu pada Peraturan Jaksa Agung (Perja) Nomor 15 Tahun 2020.


Kajati Sumut menyampaikan hal tersebut pada penyerahan hadiah lomba karya tulis Jurnalistik & Mahasiswa ke-2 tahun 2022, dengan tema “Penghentian Penuntutan dengan penerapan Keadilan Restotarif (Restorative Justice)”, di aula lantai 3 Gedung Kejati Sumut JalanJend AH Nasution (Jalan Karya Jasa) Medan Johor, Rabu (11/5/2022).


"Pemilihan tema dalam lomba karya tulis tentang Restorative Justice menjadi salah satu upaya yang dilakukan Kejaksaan untukmenyosialisasikan Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2022 tentang Penghentian Penuntutan dengan Pendekatan Keadilan Restoratif.


Tetapi perlu kami sampaikan, seluruh usulan penghentian penuntutan dengan pendekatan keadilan restoratif yang diajukan dari Kejari atau Cabjari ke Kejati Sumut, ada juga yang belum dapat diusulkan ke Jampidum Kejagung RI karena berbagai pertimbangan,” kata Idianto, sembari menyampaikan apresiasi kepada pemenang lomba.

Idianto mengakui, peran jurnalis dan mahasiswa dalam menyosialisasikan Perja Nomor 15 Tahun 2020 sangat penting, termasuk melalui karya tulisnya sehingga akan membantu memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada masyarakat tentang program- program di Kejaksaan.


Sebelumnya, Ketua Panitia Lomba Karya Tulis yang juga Asintel Kejati Sumut I Made Sudarmawan menyampaikan, lomba karya tulis dibagi menjadi dua kategori. Untuk kategori jurnalis ada 16 peserta dan kategori mahasiswa 12 peserta.Total ada 28 peserta yang mengikuti lomba karya tulis ini.


"Dengan pertimbangan menghargai karya tulis para peserta, semua karya tulis yang masuk diikutkan dalam penilaian dewan juri. Semua karya tulis yang masuk ke panitia kita apresiasi dan dinilai dewan juri," kata I Made Sudarmawan seperti dilaporkan jurnalis Koran SIB Martohap Simarsoit.


Sementara itu, Dekan FH-USU Dr Mahmul Siregar yang juga hadir di acara itu menyampaikan apresiasi kepada Kejati Sumut yang telah memberikan ruang bagi jurnalis dan mahasiswa dalam menguji kemampuan mereka untuk menulis.


Ketua Dewan Juri Dr Arifin Saleh Siregar membacakan pemenang lomba. Untukkategori jurnalis, juara I Apriadi Gunawan (The Jakarta Post/Forum Keadilan), juara II Robert Siregar (Metro Online) dan Juara III Tonijer Hutagalung (Orbit Digital).


Sedang untuk kategori mahasiswa, juara I M Husni Baihaqi (USU), juara II Fanny Octaviana Gea (USM Indonesia) dan juara III Iman Sejati Zendrato (USM Indonesia).

Hadir juga dalam acara itu, para Asisten dan Kasi Penkum/Humas Yos A Tarigan SH MH. (*)

Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com