Tim SAR Temukan Jasad Seorang Balita Diduga Korban Banjir Medan

* Tim Gabungan Bersihkan Lumpur Pascabanjir

178 view
Foto: dok. Istimewa
Tim Basarnas menemukan jasad balita diduga korban banjir Medan 
Medan (SIB)
Tim Basarnas Medan menemukan satu jasad balita diduga korban banjir di perumahan warga di Medan, Sumatera Utara. Saat ditemukan, jasad tersebut tersangkut di pohon pisang.

Tim Basarnas awalnya melakukan penyisiran mulai dari jembatan Pantai Bokek, Desa Tanjung Selamat. Kemudian, mereka menyisir sepanjang aliran sungai tersebut dan menemukan mayat tersebut 15 meter dari bibir sungai.

Jasad tersebut dievakuasi ke daratan di seputaran sungai Desa Asam Kumbang, Sunggal.

"Tadi kita lakukan penyisiran mulai dari Pantai Bokek. Sekitar 1 km dari situ, kita temukan satu jasad diduga korban banjir," kata Danru Kantor SAR Medan, Jiko Purba, kepada wartawan, Minggu (6/12).

Jasad itu kemudian dibawa ke rumah sakit untuk diidentifikasi oleh pihak kepolisian.

"Posisinya tersangkut di pohon pisang. Saat ditemukan, 15 meter di bibir sungai," ujar Jiko.

Sebelumnya, banjir terjadi di Tanjung Selamat, Medan. Ada tiga orang yang tewas akibat peristiwa ini. Lalu, kemudian ditemukan dua orang lain yang tewas. Totalnya ada 5 orang yang tewas.

Bersihkan Lumpur
Sementara itu, tim gabungan melakukan pembersihan di perumahan warga yang diterjang banjir di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Mereka terlihat berjibaku memindahkan lumpur yang ada di lokasi tersebut.

Minggu (6/12), terlihat petugas gabungan melakukan pembersihan di Perumahan De Flamboyan. Mereka membersihkan lumpur sisa banjir.

Sejumlah alat berat turut diturunkan ke lokasi untuk membantu kerja petugas. Sementara para korban terlihat mengumpulkan barang-barang miliknya yang masih tertinggal, lalu diangkut untuk dievakuasi ke tempat lain.

"Sudah. Ini lagi pembersihan oleh petugas gabungan," kata Kepala Desa Tanjung Selamat Nuraidi dimintai konfirmasi terpisah.
Nuraidi mengaku sejauh ini masyarakat yang menjadi korban banjir masih bertahan di posko pengungsian. Petugas pun terus mencari korban yang diduga masih hilang karena banjir.

Banjir juga sempat merendam banjir terjadi di Gang Merdeka, Medan Maimun, wilayah Medan Helvetia dan jalan lintas Medan-Binjai. Kemacetan panjang terjadi dari arah Medan menuju Binjai dan sebaliknya.

Selain banjir, tanah longsor terjadi di ruas jalan Medan menuju Berastagi, tepatnya di Sibolangit, Deli Serdang. (detikcom/f)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib Edisi Cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com