Tokoh Masyarakat Ingatkan Kaum Intelektual Hindari Aksi Provokatif Jelang Pemilu 2024


246 view
Tokoh Masyarakat Ingatkan Kaum Intelektual Hindari Aksi Provokatif Jelang Pemilu 2024
Net/harianSIB.com
Ilustrasi logo KPU.  
Medan (SIB)
Tokoh masyarakat Sumut Ir Parlaungan Simangunsong ST IPM mengajak seluruh elemen bangsa dan para kaum intelektual di negeri ini untuk menjauhkan aksi-aksi maupun pernyataan-pernyataan yang bernada provokatif menjelang Pemilu 2024, karena bisa menimbulkan situasi tidak kondusif di tengah-tengah masyarakat.
"Saya mengajak para tokoh intelektual atau pemikir di negeri ini hendaknya memberikan pernyataan yang menyejukkan, bukan sebaliknya melontarkan statemen yang provokatif, sehingga menimbulkan kegaduhan di tengah memanasnya suhu politik menjelang Pemilu 2024," tegas Parlaungan Simangunsong kepada wartawan, Selasa (6/2) di Medan.
Perlu digarisbawahi, tambah politisi Partai Golkar Sumut ini, kaum intelektual seharusnya bisa memberikan pencerahan kepada seluruh elemen masyarakat dalam pelaksanaan pesta demokrasi rakyat ini, bukan malah "membakar" emosi masyarakat agar menjadi anti terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi.
"Para kaum intelektual atau pemikir-pemikir di negeri ini berkumpul di berbagai tempat dengan melontarkan berbagai macam petisi dengan dalih menyelamatkan demokrasi, hendaknya tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, agar tercipta demokrasi yang kondusif, serta Pemilu yang jujur adil, aman dan damai," tutur Parlaungan.
Mantan anggota DPRD Sumut ini juga menyesalkan sikap para kaum intelektual maupun politisi yang terus-terusan menghujat Presiden Jokowi yang seolah-oleh pemimpin negeri ini akan berbuat kecurangan-kecurangan dalam Pemilu 2024 nanti. Padahal Pemilu baru dilaksanakan pada 14 Februari 2024.
"Mari kita hentikan aksi saling menghujat dan menyalahkan orang lain, hanya dikarenakan kekuatiran kita akan kalah di Pemilu 2024. Sudah saatnya anak-anak bangsa ini memikirkan masa depan negerinya lima tahun ke depan, bukan terus berkutat dengan saling menghujat dan menyudutkan sesama anak bangsa," tegas Ketua AKLI Sumut ini.
Parlaungan dalam kesempatan ini sangat mengapresiasi pernyataan Forum Rektor Indonesia yang menyerukan pelaksanaan Pemilu 2024 yang aman dan damai dengan menolak segala bentuk provokasi melalui deklarasi di Makassar, Sulawesi Selatan pada Sabtu (3/2).
Dalam lima poin pernyataannya, Forum Rektor Indonesia itu juga menyerukan, bahwa kampus bukan tempat memecah belah. Sebaliknya kampus menjaga kondusivitas dan turut memberikan edukasi kepada komponen bangsa demi terciptanya Pemilu yang jujur adil, aman dan damai.
Berkaitan dengan itu, mantan anggota DPRD Medan dua periode ini mengajak semua pihak agar ikut menyukseskan Pemilu 2024 yang aman dan damai, dan menolak segala bentuk upaya provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan serta tindakan yang mencederai pesta demokrasi.(**).

Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com