Tokoh Masyarakat Tionghoa: Akhyar Pemimpin Medan yang Paling Bersahabat


169 view
Foto Dok/Tim Pemenangan Akhyar-Salman
MENDUKUNG : Calon Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution, Ketua Wisma Persahabatan Ir Perry Iskandar dan lainnya foto bersama usai bersilaturahmi dengan Komunitas Masyarakat Tionghoa yang tergabung dalam Pengurus Wisma Persahabatan di Moonspace Building Jalan Yos Sudarso, Medan, Sabtu (17/10).
Medan (SIB)
Calon Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution bersilaturahmi dengan komunitas masyarakat Tionghoa yang tergabung dalam pengurus Wisma Persahabatan di Moonspace Building Jalan Yos Sudarso, Medan, Sabtu (17/10).

Dalam sambutannya, Ketua Wisma Persahabatan Ir Perry Iskandar menerangkan, sosok Akhyar sudah tidak asing bagi mereka. Dalam berbagai kesempatan, Akhyar sering menghadiri kegiatan yang mereka lakukan, bahkan saat Imlek tahun 2020 ini.

"Sebelum beliau maju sebagai wali kota, kita sering bertemu. Kami simpati dengan sosoknya, karena beliau orang yang sederhana. Bahkan banyak yang sudah kami rasakan di kepemimpinan beliau," ucapnya.

Adapun perhatian ataupun kepemimpinan yang sudah dirasakan, imbuh Perry, di antaranya perbaikan infrastruktur, bahkan saat menjadi Wakil Wali Kota Medan. Sehingga mereka pun mendukung Akhyar menjadi Wali Kota Medan ke depan.

"Kemudian infrastruktur di daerah kami, jalan diperbiki, parit diperbaiki, PBB dikasih diskon, karena kita memang sosial kan. Jadi beliau selalu peduli dan kami merasa ada perhatian, dari seorang Akhyar," ungkapnya.

Untuk itu, Perry mengharapkan, Akhyar selalu sehat. Sebab, dalam perjuangan ini banyak energi dan sebagainya. "Kita menyertai dengan doa, agar beliau tetap sehat dan dapat berjuang dengan baik. Dan kita sebagai sahabat, tentu kita dukung," tandasnya.
Sementara itu, Akhyar Nasution juga memuji keberadaan Wisma Persahabatan yang juga telah banyak berkontribusi buat Kota Medan khususnya di bidang olahraga.

"Wisma Persahabatan tempat kita berinteraksi. Ini sesuatu yang positif. Wisma persahabatan sangat berkontribusi untuk Kota Medan, apalagi sudah 100 tahun keberadaannya," ucapnya.

Di sisi lain, Akhyar mengungkapkan, Kota Medan adalah kota yang beragama dan ini harus terus dijaga. "Karena ini kekayaan kita. Interaksi masyarakatnya yang harus kita jaga bersama. Kota Medan kota yang sangat plural, beragama, dan ini harus dipertahankan. Kita semua punya hak dan kewajiban yang sama. Jadi jangan ada yang merasa (seperti dianaktirikan), ini Kota Medan, kota kita bersama. Tidak ada yang diistimewakan. Makanya slogan Medan itu adalah Medan rumah kita," tuturnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Akhyar menyampaikan keseriusannya bersama Salman Alfarisi untuk membenahi Kota Medan. (rel/M12/f)

Penulis
: Redaksi