Transaksi Tol Nirsentuh Ditargetkan Berlaku di Semua Tol Jawa-Bali 2022


241 view
Transaksi Tol Nirsentuh Ditargetkan Berlaku di Semua Tol Jawa-Bali 2022
Foto: Dian Firmansyah
Ilustrasi
Jakarta (SIB)
Roatex Ltd dari Hungaria berencana memulai konstruksi sistem transaksi tol nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) berbasis teknologi Sistem Navigasi Satelit (Global Navigation Satellite System atau GNSS) di jalan-jalan tol Indonesia pada pertengahan tahun ini. Pada awal 2022, sebagian jalan tol di Indonesia diharapkan bisa menggunakan sistem transaksi tol nirsentuh.

"Dengan demikian pada akhir tahun 2022 diharapkan semua jalan tol di Pulau Jawa dan Bali sudah bisa menggunakan Sistem MLFF, sehingga tidak ada lagi hambatan di jalan tol," kata Chief Representative Roatex, Musfihin Dahlan di Jakarta, Jumat (29/1).

Menurut dia, pemerintah Hungaria dan Roatex Ltd ingin berbagi pengalaman mereka. Dia mengatakan Indonesia dipilih karena merupakan salah satu negara terbesar di Asia Tenggara dan Hongaria ingin menjalin kerja sama dengan Indonesia.

Kemudian antara Hungaria dan Indonesia telah memiliki hubungan yang lama dan hubungan ini diperkuat kembali oleh Perdana Menteri Viktor Orbán yang ditandai dengan kunjungannya ke Indonesia pada Januari 2016 dan kemudian pada Januari 2020.
Di antara komunike Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi dan Perdana Menteri Viktor Orbán adalah mengembangkan teknologi transaksi tol nirsentuh atau MLFF untuk Indonesia berbasis pengalaman Hungaria.

Kementerian PUPR telah menetapkan Roatex Ltd., Hungaria sebagai pemenang lelang sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh berbasis Multilane Free Flow (MLFF) melalui Surat Penetapan Menteri PUPR Nomor: PB.02.01-Mn/132 tanggal 27 Januari 2021.

Solusi teknologi yang akan diterapkan berbasis GNSS (Global Navigation Satelite System) yang merupakan teknologi paling mutakhir dalam sistem transaksi nontunai nirsentuh berbasis MLFF. Teknologi ini sangat terbuka bagi pengembangan untuk pelayanan jalan berbayar lainnya, seperti ERP (Electronic Road Payment), trafik manajemen berbasis data induk (Big Data), dynamic pricing, parking, dan lain-lain sesuai perkembangan kebutuhannya.

Solusi ini telah sukses diterapkan di Hungaria selama lebih dari tujuh tahun terakhir yang dikelola oleh Hungarian Toll Services Company (NUZs). Pengalaman di Hongaria, solusi ini selain memudahkan pengguna jalan karena melalui jalan tol tanpa hambatan , juga dapat meningkatkan efisiensi dan pendapatan tol, serta mengurangi tingkat kemacetan pada jam-jam padat.

Pada saatnya nanti saat penerapan sistem transaksi tol nirsentuh, setiap kendaraan atau pengguna jalan tol akan diperkenalkan dengan perangkat e-Obu (aplikasi smartphone) atau Onboard Unit (OBU) atau tiket perjalanan (road ticket) bagi yang hanya sekali jalan. Perangkat ini tidak membebani pengguna, dan dapat diunduh dengan mudah melalui smartphone. (Tempo.co/f)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com