Minta Vandiko Gultom

Uskup Agung Berpesan Hindari Perselisihan


105 view
Foto SIB/Horas Pasaribu
DOAKAN: Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung OFMCap mendoakan calon Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom ST, Jumat (16/10) di Keuskupan Agung Medan Jalan Imam Bonjol, Medan.
Medan (SIB)
Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung OFMCap berpesan kepada calon Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom ST yang berpasangan dengan Drs Martua Sitanggang (VANTAS) agar menghindari perselisihan selama masa pencalonan dengan dua calon lainnya. Karena masyarakat Samosir tetap menginginkan yang menjadi bupati/wakil bupati adalah sosok pemimpin yang terbaik.

“Silakan berlomba-lombalah meyakinkan masyarakat masyarakat lewat visi dan misi yang kita diusung. Pintar-pintarlah menyampaikan program. Semua umat Katolik yang ada di Samosir diberi kebebasan memilih siapa pemimpin mereka,” kata Uskup ketika menerima silaturahmi Vandiko bersama tim pemenangannya, Jumat (16/10) di Keuskupan Agung, Jalan Imam Bonjol, Medan.

Menurut Uskup, menjadi “parhobas” (pemimpin) atau tidak, semuanya adalah teman. Janganlah pada masa Pilkada ini masyarakat Samosir jadi terpecah-pecah, buatlah trik agar perselisihan tidak terjadi. “Misalnya, jangan menjelek-jelekkan calon yang lain. Karena masyarakat kita sekarang sudah pintar menangkap apa maksud yang dibicarakan orang. Kami ingin Samosir itu damai, mulai dari tahapan Pilkada sampai berakhirnya,” tegasnya.

Uskup Agung Medan yang didampingi Wakil Uskup Agung Pastor Michael Manurung dan Seketaris Uskup Pastor Frans Borta P Rumapea mangulosi dan mendoakan sambil menopangkan tangannya di atas kepala Vandiko.

Vandiko mengungkapkan visinya bahwa perlu ada zonasi di Kabupaten Samosir, sisi Timur dan Barat harus dipisahkan. Pangururan (Barat) menjadi pusat pemerintahan dan bisnis, tidak dicampur dengan pariwisata. Sedangkan di wilayah Timur untuk pariwisata dan pertanian. Sehingga jelas arus pertumbuhan ekonominya dan investorpun berani masuk.

Jika terplih memimpin Samosir, ia juga ingin bermitra dengan Keusukupan Agung Medan untuk membangun rumah sakit rujukan se kawasan Danau Toba yang bertaraf internasional. Karena kalau melalui beban APBD pasti tidak mampu sehingga perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak. Karena sebagai daerah pariwisata, perlu ada ruumah sakit yang refresentatif di Samosir. (M10/c)

Penulis
: Redaksi