Viral di Medsos, Petugas Dishub Diduga Ditikam OTK di Medan


243 view
Viral di Medsos, Petugas Dishub Diduga Ditikam OTK di Medan
(Foto Dok/Polsek)
DIAMANKAN: Pelaku penganiayaan terhadap petugas Dishub Medan berinisial Ag diamankan di Polsek Sunggal, Kamis (19/10). 
Medan (SIB)
Viral di media sosial (medsos), seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Medan diduga ditikam orang tak dikenal (OTK) saat melakukan pengaturan arus lalulintas (lalin) di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal.
Pantauan wartawan pada video yang beredar di medsos, Kamis (19/10) saat itu terlihat suasana di sekitar persimpangan Jalan Gatot Subroto yang direkam kamera ponsel dari dalam mobil. Tiba-tiba terlihat seorang pria memakai kaos hitam, memakai topi, penutup wajah dan memegang tas ransel mendekati seorang petugas Dishub Medan.
Tampak pelaku mendorong dan mengayunkan tangannya ke arah petugas Dishub hingga dia tersungkur ke jalan. Pelaku dengan santainya naik ke sepedamotor tak jauh dari lokasi yang dikemudikan temannya yang juga memakai topi, lalu meninggalkan lokasi.
Wanita yang merekam kejadian itu terdengar mengatakan jika pelaku telah menikam petugas. "Bawa pisau dia kak, bawa pisau," ucap wanita yang merekam video itu.
Dalam narasinya, perekam video mengungkapkan kronologi kejadian itu bermula saat petugas Dishub melakukan pengaturan arus lalin di pagi hari.
"OTK tersebut tidak terima diatur saat personel melakukan rutinitas pengaturan lalin pagi hari. OTK itu langsung menikam personel dengan pisau," tulis narasi dalam video.
DIBEKUK POLISI
Sementara itu, satu dari dua pelaku penganiayaan terhadap petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Medan yang sempat viral di media sosial (medsos) dibekuk polisi.
Kapolsek Sunggal Kompol Chandra Yudha Pranata ketika dikonfirmasi, Kamis (19/10) malam membenarkan jika pihaknya telah membekuk pelaku berinisial Ag. Dijelaskan Kapolsek, menindaklanjuti laporan korban Agung (29) yang sudah membuat laporan serta video yang viral di medsos, personel Reskrim langsung mendatangi TKP guna melakukan penyelidikan.
"Dari hasil penyelidikan, petugas mendapat informasi tentang keberadaan kedua pelaku di daerah Tuntungan. Selanjutnya petugas bergerak ke lokasi dan berhasil membekuk Ag. Sementara seorang pelaku lagi berinisial Ri melarikan diri. Petugas melakukan pengejaran namun pelaku meloloskan diri. Selanjutnya Ag digelandang ke Mako guna dimintai keterangannya," ungkap Kapolsek.
Dari hasil pemeriksaan dan interogasi terhadap pelaku dan korban, penganiayaan itu berawal pada, Kamis sekira pukul 07.00 WIB, Agung sedang melakukan rutinitas pengaturan lalulintas di simpang empat Jalan Rajawali-Merak, Kecamatan Medan Sunggal.
"Tiba-tiba korban dihampiri pelaku Ri sembari menanyakan dimana temannya semalam. Korban menjawab bahwa temannya lepas piket. Pelaku kemudian mengancam korban dengan mengeluarkan pisau dari dalam tasnya dan mengarahkannya ke arah korban," ujarnya.
Kompol Chandra menambahkan, seketika itu juga korban berusaha menghindar dan berlari. Namun korban terjatuh hingga menyebabkan telapak tangannya lecet dan berdarah.
"Dengan posisi korban terduduk di pinggir jalan, pelaku menghampiri korban dan langsung menendang pipi sebelah kanannya hingga dia terpental. Usai menganiaya korban pelaku naik ke sepedamotor yang dikemudikan temannya dan langsung meninggalkan lokasi," pungkasnya sembari menambahkan saat ini petugas masih memburu pelaku Ag.(**)


Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com