Wakapoldasu Minta Polisi Tindak Narkoba dan Penjahat yang Abaikan HAM


334 view
Medan (SIB)- Wakapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto meminta seluruh jajaran Poldasu membuktikan kinerja Polri yang selalu ada di tengah masyarakat. Hal itu dikatakannya saat memberikan pengarahan terkait antisipasi kriminalitas dan kemacetan lalu lintas di wilayah hukum Polrestabes Medan. Hal itu disampaikan di hadapan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto bersama pejabat utama Poldasu dan Polrestabes Medan.
"Jangan mau jabatan saja, tetapi tidak mau bekerja, karena jabatan tidak menjamin kebahagiaan hidup kita," katanya di ruang rapat Sinabung Lt. 2 Mapolda Sumut, Jumat (2/2).

Selain itu, orang nomor dua di Poldasu itu mengakui kinerja Polri di lingkungan masyarakat dimana perlindungan dan pengayoman yang masih kurang sehingga membuat aksi kejahatan terjadi di jajaran Poldasu khususnya di Polrestabes Medan. "Setiap kejahatan yang ada dan terjadi di jajaran Polda Sumut terkhusus di Polrestabes Medan, adalah masih kurangnya kinerja kepolisian di lingkungan masyarakat, serta kurangnya perlindungan dan pengayoman dari anggota kepolisian," kata dia.

Selain itu, Agus juga memerintahkan kepada jajaran agar selalu membuat data dan peta rawan kejahatan. "Kita harus membuat data dan peta rawan kriminalitas untuk mengetahui modus operandi dan pola waktu, sehingga dapat menentukan skala prioritas untuk memperbanyak anggota Polri di daerah tersebut," ungkap dia.

Dalam arahannya, ia juga menyampaikan setiap pimpinan Polri harus melakukan anev setiap bulan. "Untuk mengetahui kinerja Polri yang berada di lapangan, sehingga dapat dilakukan perbaikan," ucapnya.

Wakapoldasu menegaskan polisi harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. "Berikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, dan mempelajari kapan saja para pelaku kejahatan itu beraksi melakukan tindak kriminal, malam kita sudah melakukan pengamanan, sekarang banyak pelaku tindak kejahatan beraksi saat siang, sehingga diperlukan cara bertindak dan pola baru untuk mengatasi permasalahan ini," kata dia.

Agus juga memerintahkan kepada jajaran Poldasu untuk melakukan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan yang sudah mengabaikan hak azazi manusia. "Lakukan tindakan tegas kepada setiap pelaku kejahatan kemanusiaan, seperti pelaku rampok/Curas yang tidak mementingkan hak asasi manusia dan pengedar Narkoba," kata dia.

Brigjen Agus Andrinto juga menyinggung terkait persoalan arus lalu lintas mengingat wilayah Polrestabes Medan cukup padat penduduk dan kendaraan yang banyak sehingga perlu upaya optimal jajaran Unit Lalu Lintas memerlancar arus lalu lintas di jalanan. "Terutama pada jam-jam sibuk pagi dan siang hari," terangnya.

"Kepada pelanggar lalu lintas, berikan teguran, kalau tidak ada efek jera dengan ditegur, lakukan melalui penilangan. Lakukan upaya-upaya proaktif untuk mewujudkan Kamseltibcar Lantas," terang dia.

Ia menambahkan, Polri harus mampu mendekatkan diri kepada masyarakat untuk menyukseskan Pilkada serentak 2018 yang aman dan damai. "Dekati pendukung masing-masing pasangan calon pendukung yang nantinya akan berguna untuk menciptakan aman dan damai, terutama saat masuk masa kampanye, dan tanamkan dalam diri, bahwa Polri netral dalam Pilkada 2018 ini," katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan tujuan pertemuan ini untuk memberikan arahan kepada seluruh jajaran fungsi Reskrim, fungsi Lalu Lintas, fungsi Sabhara tentang antisipasi kriminalitas dan kemacetan lalu lintas di Wilkum Sumatera Utara terkhusus Polrestabes Medan. "Membahas tata cara kinerja Polri di lapangan yang berhubungan langsung kepada masyarakat," kata dia. (A18/f)

Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com