Wali Kota Tebingtinggi Sampaikan Nota Pengantar Ranperda P-APBD 2020 Rp 686 Miliar Lebih


251 view
Wali Kota Tebingtinggi Sampaikan Nota Pengantar Ranperda P-APBD 2020 Rp 686 Miliar Lebih
Foto SIB/Japet Arki Bangun
NOTA PENGANTAR: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan saat membacakan nota pengantar Ranperda tentang P-APBD TA 2020, Selasa (8/9). 
Tebingtinggi (SIB)
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tebingtinggi menggelar rapat paripurna dalam rangka pembahasan rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P APBD) Tahun Anggaran (TA) 2020 dengan agenda nota pengantar Wali Kota Tebingtinggi, Selasa (8/9).

Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Tebingtinggi, Basyaruddin Nasution didampingi Wakil Ketua, Muhammad Azwar, Iman Irdian Saragih dan dihadiri Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Wakilnya Oki Doni Siregar, Sekda Muhammad Dimiyati, Kajari Tebingtinggi Mustaqpirin, Danramil 13TT Kapten Inf Budiono, dan perwakilan Polres Tebingtinggi serta OPD, Camat dan Lurah se-Tebingtinggi.

Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan dalam nota pengantarnya mengatakan, dalam Ranperda P APBD TA 2020 yang diajukan mencantumkan beberapa peraturan wali kota (Perwal) yang telah ditetapkan.
"Ada 10 Perwa yang dicantumkan mendahului P APBD 2020, di samping pengalokasian anggaran prioritas di beberapa SKPD," kata Umar.

Lanjutnya, Ranperda yang diajukan ini pendapatan bertambah sebesar Rp 85, 9 miliar lebih dari APBD Induk TA 2020 sebesar Rp 600, 9 miliar lebih sehingga menjadi Rp 686,8 miliar lebih.

Dari hal tersebut, dijelaskan dari pendapatan yang bertambah Rp. 85, 9 miliar lebih yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan dan Lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Demikian pula halnya dengan belanja yang semula Ro 638,7 miliar lebih menjadi Rp 741,3 miliar lebih. Hal ini terdapat penambahan belanja sebesar Rp 102,9 miliar lebih.

Untuk pembiayaan daerah terdiri dari dua yakni penerimaan pembiayaan daerah pada Ranperda P-APBD 2020 sebesar Rp 31,9 miliar lebih dan untuk pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp. 9 miliar lebih yang terdiri dari penyertaan modal pada PT Bank Sumut sebesar Rp 2,4 miliar lebih dan pembayaran pokok utang pada PT Bank Sumut sebesar Rp 6,5 miliar lebih.

Sebagai informasi dalan menindaklanjuti intruksi Presiden Nomor 21 tahun 2020, Umar menyampaikan tekah melaksanakan refocusing anggaran sebesar Rp 92 miliar lebih.

"Refocusing program dari 257 menjadi 102, kegiatan dari 1.138 menjadi 604," katanya.
Umar berharap, pengantar nota keuangan ini dapat dijadikan sebagai informasi dan dapat dibahas bersama-sama untuk disetujui menjadi Perda. (T02/d)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com