Warga Mengadu 20 Tahun Jalan Rusak di Kelurahan Mabar Hilir Tidak Pernah Diaspal


304 view
Warga Mengadu 20 Tahun Jalan Rusak di Kelurahan Mabar Hilir Tidak Pernah Diaspal
(Foto: Dok/ Fraksi PDIP DPRD Medan)
TALI KASIH: Anggota DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak memberikan tali kasih kepada warga Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, ketika melaksanakan Sosialisasi  Produk Hukum Daerah IX, Perda Nomor 10 Tahun 2021, Sabtu (16/9/2023), di Jalan Suasa Tengah, Medan Deli. 
Medan (harianSIB.com)
Anggota DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak mendapat keluhan dari warga masyarakat Kecamatan Medan Deli, Kelurahan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli, sudah lebih 20 tahun jalan di tempat mereka tinggal rusak dan tidak pernah diaspal.
Jalan yang mereka maksud adalah Jalan Suasa Tengah, Kelurahan Mabar Hilir. Selain tidak pernah diaspal, jalan tersebut kondisinya kupak kapik, sering menimbulkan kecelakaan dan seperti kubangan jika hujan deras menggenangi jalan.
Keluhan tersebut disampaikan warga ketika Politisi PDI Perjuangan ini melaksanakan Sosialisasi Produk Hukum Daerah IX, Perda Nomor 10 Tahun 2021 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Sabtu (16/9/2023), di Jalan Suasa Tengah, Gang Lestari Lingkungan V, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli.
Warga secara serentak menyampaikan, Jalan Suasa Tengah yang banyak dihuni orang Batak tersebut jalannya sudah kupak-kapik. Meski sudah setiap tahun usulan pembangunan jalan tersebut dimasukkan dalam musrenbang kecamatan, tapi sampai sekarang perbaikan jalan tidak terealisasi. Paul Simanjuntak kaget mendengar keluhan warga tersebut, bertahun-tahun diusulkan dalam musrenbang, tapi tidak kunjung dibangun.
“Akan saya sampaikan kepada Kepala Dinas SDABMBK (Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi) Topan Ginting. Bahkan, kata warga usulan perbaikan jalan tersebut sudah dinotakan atau didisposisikan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Dinas SDABMBK Medan Utara tapi tidak terlaksana,” kata Paul kepada wartawan di lokasi Sosper.
Menurutnya, pembangunan jalan selalu dia perjuangkan di daerah pemilihannya (Dapil) yakni Dapil 3 yang meliputi Kecamatan Medan Timur, Medan perjuangan dan Medan Tembung. Usulannya tersebut selalu direspon oleh instansi terkait, baik itu perbaikan jalan, penambalan atau normalisasi parit.
Selama ini, kata dia, Kecamatan Medan Deli masuk dalam Dapil 2 Medan Utara yang terdiri dari Kecamatan Medan Belawan, Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Deli. Namun pada Pemilu 2024, Kecamatan Medan Deli sudah masuk dalam Dapil 3, makanya dia melaksanakan Sosper di daerah baru yang masuk dalam Dapil 3.
“Saya akan perjuangkan di dalam pembahasan anggaran P-APBD maupun APBD murni nanti, pembangunan jalan ini akan saya perjuangkan sampai benar-benar direalisasikan. Anggaran infrastruktur kita cukup besar kok, masa sudah bertahun-tahun tidak direalisasikan, kalaupun ada skala prioritas, tentu usulam perbaikan Jalan Suasa Tengah sudah mendapat giliran dibangun,” kata Paul.
Turut hadir dalam Sosper tersebu, Ahmad Doni dari Satuan Polisi Pamongpraja, Nurdianto mewakili Dinas SDABMBK, Arifai mewakili Camat Medan Deli, Bayan Ismoyoi mewakili Lurah Mabar Hilir dan Lisa Barus Ketua PAC PDIP Medan Perjuangan.
Terkait Perda Nomor 10 Tahun 2021 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum yang disosialsiasikan, Paul Simanjuntak mengimbau agar masyarakat jangan membuat kegiatan atau dagangan di atas parit atau pinggir jalan umum. Karena jalan fasilitas umum milik pemerintah untuk kepentingan.
“Jika ada yang berjualan di atas parit, itu sama saja membangun ketertiban umum,” katanya. (A5)


Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com