Bellingham Frustrasi Golnya Dianulir Wasit


111 view
(AFP/PAUL ELLIS)
Pemain Dortmund Jude Bellingham (kiri) sesaat sebelum mencetak gol ke gawang kiper Manchester City Ederson, tetapi dianulir wasit dalam pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions di Etihad Stadium, Manchester pada Selasa (6/4/20210.
Jakarta (SIB)
Jude Bellingham mengakui bahwa ia merasa agak frustrasi dengan keputusan wasit yang menganulir golnya pada babak pertama saat Dortmund kalah 1-2 atas Man City di Etihad Stadium, Rabu (7/4). Itu merupakan pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions.

Tim Bundesliga tersebut bertahan untuk waktu yang lama melawan tim tuan rumah yang lebih berpengalaman di Etihad Stadium. Manchester City akhirnya meraih kemenangan berkat gol pemain muda Phil Foden pada menit ke-90.

Marco Reus sebelumnya menyamakan kedudukan dari gol pembuka Kevin De Bruyne pada babak pertama saat memasuki menit-menit akhir. Dortmund sebenarnya berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-37, bila gol Bellingham tidak dianulir oleh wasit.

"Saya pasti berpikir saya memenangkan bola dengan adil. "Agak membuat frustrasi saat mereka memiliki begitu banyak kamera yang menonton pertandingan, mereka tidak menunggu saya memasukkan bola ke gawang dan kemudian memeriksanya," kata pemain belia itu kepada BT Sport usai pertandingan, yang dikutip Goal.

Dia pun kecewa berat. Bahkan, dia tak mengira bahwa wasit sama sekali tidak mengecek lewat siaran ulang. "Ini sepak bola, ini hidup, (dan Anda) harus melanjutkannya. Saya diganjar kartu kuning dan mereka mendapatkan tendangan bebas. Saya pikir mereka harus memeriksanya. Rupanya saya telah sudah mengangkat kaki saya, mengenai penjaga gawang dan itu pelanggaran,” katanya lagi.

Saat babak pertama menyisakan sepuluh menit lagi, Ederson melakukan sentuhan pertama yang buruk dan membuat dirinya kesulitan saat Bellingham mendekatinya.

Ederson mencoba membuang bola dengan cepat, tetapi Bellingham mencurinya di udara. Namun, saat Bellingham hendak memasukkan bola ke gawang, wasit Hategan sudah terlebih dahulu meniup peluit karena menilai ada pelanggaran. Wasit meniup peluit sebelum bola masuk ke gawang, dan tidak ada kemungkinan untuk dilakukan peninjauan lewat VAR. (Ant/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com