Greysia Masih Jadi Andalan Utama Ganda Putri


73 view
Foto Istimewa
Greysia 
Jakarta (SIB)
Indonesia memiliki satu pasang ganda putri terbaik yang menempati ranking enam dunia, yaitu Greysia/Apriyani. Selain itu, belum ada ganda lainnya yang mampu menyodok.

Pasangan lain di bawah Greysia/Apriyani hanya Siti Fadia Silva/Ribka Sugiarto, yang kini menempati peringkat 34 BWF. Pasangan lainnya merupakan junior yang baru dipromosikan ke utama pada tahun ini.

Kondisi itu secara otomatis memaksa pelatih dan Greysia untuk memikul beban lebih banyak agar bisa mengangkat prestasi pemain muda. Bagaimana pun, Greysia Polii selain punya perjalanan karier yang moncer, saat ini ia berstatus paling senior di sektornya. Usianya juga kini menginjak 33 tahun.

Padahal jika membandingkan dengan sektor ganda putra, kondisi ini terbalik. Saat ini, Indonesia punya tiga pasang ganda putra terbaik yang menempati 10 besar BWF dengan kekuatan yang rata. Menanggapi hal itu, Eng Hian memberi penjelasannya.

"Memang ada sedikit perbedaan antara laki-laki dengan perempuan. Pertama pola pikir pemainnya. Mungkin karena ini sudah jadi budaya di Indonesia, kalau perempuan nanti akan jadi istri dan ibu rumah tangga, jadinya seperti itu. Sudah didoktrin awalnya," kata Eng Hian dalam bincang-bincang dengan pewarta pada Rabu (7/4).

Hal kedua, disebutkan pelatih yang karib disapa Koh Didi ini, ialah masa pembinaan pelatnas. Ia masih terkendala dengan sulitnya merealisasikan pola main rangkap kepada pemain muda.

"Saya sebenarnya sudah sangat setuju pemain putri ini main rangkap untuk mendorong kapasitas kualitas mereka supaya lebih cepat. Hal itu sudah dilakukan oleh negara-negara lain. Tapi di sini kita sudah terkendala dengan pembagian lima sektor. Ada ganda putri, ganda putra, tunggal putri, tunggal putra, ganda campuran, sudah dikotak-kotakkan. Sampai sekarang belum terpecahkan. Jadi ada sektor yang sudah lebih baik, buat apa main rangkap? Untuk pemain main ada kendala seperti itu," ujarnya. (Detiksport/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com