KBM Foundation Gelar Laga Catur Pelajar di Samosir


411 view
KBM Foundation Gelar Laga Catur Pelajar di Samosir
SIB/Dok
LAGA CATUR DI SAMOSIR : Inilah salah satu kegiatan lomba catur yang diadakan Kita Berpikir Mulia (KBM) beberapa waktu lalu. Laga catur itu akan digelar kembali tanggal 1-2 September 2018 mendatang.
Medan (SIB) -Kita Berpikir Mulia (KBM) Foundation akan menggelar Laga Catur Antarpelajar di Samosir, pada 1-2 September mendatang. Laga Catur Pelajar dengan tema "Chees, An Intelectual Sport" merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan dan melibatkan para pelajar dari dua kecamatan di Kabupaten Samosir. Hal tersebut dikemukakan Pendiri/Pengawas KBM Foundation, Jahar Gultom kepada wartawan melalui rilisnya, baru-baru ini.

"Budaya Catur sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat di Samosir, sehingga KBM Foundation terinspirasi untuk menjadikan Kabupaten Samosir sebagai "ibukota" catur Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat menemukan bibit-bibit muda pecatur dari Tanah Batak, khususnya Pulau Samosi, sehingga, ketangkasan bermain catur akan membentuk anak-anak remaja yang memiliki pola pikir yang terstruktur dan terencana untuk menata masa depannya," jelas Jahar Gultom. 

Mantan Konjen RI di Kuching, Sarawak Malaysia ini menegaskan hal tersebut sesuai dengan visi misi KBM Foundation yang bergerak di bidang pendidikan, seni, budaya, lingkungan hidup dan olahraga. Secara khusus pihaknya berharap hal ini sekaligus dapat mempromosikan Pulau Samosir sebagai destinasi unggulan wisata Indonesia. 

"Kita menyelenggarakan kejuaraan catur mulai dari tingkat pelajar SMP di Pulau Samosir dan sekitarnya secara reguler dan berkesinambungan. Dengan demikian, kita harapkan hal ini dapat menjadikan catur sebagai sarana pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di pulau Samosir yang berkualitas dunia," harapnya.

Sebagaimana tahun lalu, laga catur antarpelajar KBM Foundation ini digelar di dua kecamatan yakni Simanindo dan Onanrunggu. Kepada setiap sekolah diberikan fasilitas catur dan diajak ikut berlaga.

"Kita telah melakukan persiapan dengan menghubungi sekolah-sekolah yang menyatakan kesiapan mengikuti lomba dan memberikan 3 (tiga) papan catur kepada mereka, sekaligus menjaring peserta. Bagi seluruh peserta akan dilangsungkan dengan sistem gugur dan finalis akan diinapkan di Hotel Sopo Toba Samosir, tempat berlangsungnya pertandingan puncak pada 1-2 September mendatang," jelas Jahar Gultom.

Pihaknya telah menyiapkan sejumlah hadiah bagi juara 1,2,3 dan harapan 1 berupa uang tunai jutaan Rupiah serta tropi dan sertifikat. Penyelenggaraan tahun depan akan ditingkatkan pesertanya menjadi 3 (tiga) kecamatan dan selanjutnya diharapkan mencakup seluruh kecamatan di Kabupaten Samosir. 

"Rencana jangka panjang kita adalah sampai membangun Sekolah Catur di Samosir bekerjasama dengan Pemkab Samosir dengan mengirim para pelatih catur ke sekolah-sekolah yang membutuhkan," serunya.

Ke depan, tambah Jahar Gultom, pihaknya berencana mendatangkan juara catur nasional Indonesia dan Internasional dan jika memungkinkan nantinya akan membuat acara spektakuler, bermain catur di dalam Danau Toba.

"Semoga Pemerintah Kabupaten Samosir khususnya dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat bersama-sama kita melaksanakan hal ini sehingga dapat berdampak luas bagi pembangunan SDM dan keparisiwataan di kawasan Samosir," pungkasnya. (rel/R15/c)
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com