Khabib Sebut Nama Mayweather Jelang Lawan Gaethje


357 view
Khabib Sebut Nama Mayweather Jelang Lawan Gaethje
AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV
Khabib Nurmagomedov akan melawan Justin Gaethje di UFC 254. 
Jakarta (SIB)
Khabib Nurmagomedov berambisi memertahankan rekor selalu menang saat melawan Justin Gaethje pada UFC 254, Minggu (25/10) dini hari WIB. Khabib ingin pensiun tidak terkalahkan seperti Floyd Mayweather Jr.

Khabib kini memiliki rekor sempurna 28-0 di ajang mixed martial arts (MMA). Petarung 32 tahun itu dikabarkan akan menjalani satu pertarungan terakhir usai melawan Gaethje sebelum pensiun.

Khabib mengaku belum mengambil keputusan terkait pensiun. Namun, petarung asal Rusia itu berambisi memiliki karier seperti Mayweather yang pensiun dengan rekor 50-0 di dunia tinju.

"Sejujurnya saya tidak tahu. 30-0 akan terlihat bagus. 30-0 akan jadi rekor hebat, ini seperti Mayweather di MMA. Kita lihat saja nanti, saya hampir meraihnya. Tidak ada yang tahu? Oke, saya menghabiskan Justin Gaethje, saya mengalahkan satu petarung lagi, saya dominasi dia. Saya pikir nama saya akan selalu ada dalam buku sejarah," ujar Khabib kepada Yahoo Sports dikutip dari BJ Penn.

Khabib kemudian mengklaim namanya sudah masuk buku sejarah sebagai salah satu petarung terhebat dalam sejarah MMA. Semua berkat kemenangan atas Conor McGregor pada UFC 229, 6 Oktober 2018.

"Saya pikir nama saya sudah ada dalam buku sejarah, karena apa yang terjadi dua tahun lalu [lawan McGregor] tidak akan terlupakan. Bahkan 50 tahun ke depan, orang-orang akan melihat pertarungan itu dan terkesan. Ini seperti ketika Muhammad Ali melawan Joe Fraizer di Manila. Orang-orang tidak melupakan pertarungan itu. Saya sudah ada dalam buku sejarah, tapi saya butuh warisan. Untuk sebuah warisan, Justin Gaethje merupakan lawan yang hebat saat ini," ucap Khabib.

Gaethje Siap
Gaethje sendiri tidak diunggulkan untuk memenangi pertarungan lawan Khabib. The Highlight disebut-sebut akan kembali kalah di hadapan Khabib yang belum terkalahkan sepanjang karier dan saat ini berstatus juara bertahan kelas ringan UFC.

Namun, Gaethje tidak merasa inferior dengan status non-unggulan tersebut. Petarung berusia 31 itu justru semakin termotivasi membuat kejutan dalam duel yang akan berlangsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

"Saya di sini untuk merusak hari Ali [Abdelaziz], saya di sini untuk merusak hari Dana White, saya di sini untuk merusak hari Daniel Cormier, saya di sini untuk merusak hari Javier Mendes, saya di sini untuk merusak hari Khabib," ucap Gaethje. (CNN/f)
Penulis
: Redaksi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com