Yan Didiskualifikasi, Sterling Juara Dunia Bantam UFC

* Amanda Nunes Pertahankan Gelar

93 view
(AFP/Steve Marcus)
 Petr Yan kehilangan gelar bantam UFC.
Jakarta (SIB)
Petr Yan kehilangan gelar juara dunia bantam UFC setelah didiskualifikasi saat melawan Aljamain Sterling pada UFC 259 di Las Vegas, Minggu (7/3).

Yan unggul segalanya atas Sterling di duel ini sebelum melakukan lutut ilegal di ronde keempat dan dinyatakan kalah lewat diskualifikasi.

Sterling memberi tekanan konstan terhadap Yan yang berstatus sebagai juara bertahan. Yan terlihat sangat tenang, tidak khawatir dengan serangan beruntun Sterling.

Sterling sempat sukses melakukan flying knee terhadap Yan. Tapi, sang juara bertahan sukses membuat Sterling kelimpungan lewat hook kanan yang membuat penantang terjatuh.

Yan terlihat tidak ingin menjalani pertarungan bawah melawan Sterling. Petarung asal Rusia itu tiga kali membiarkan Sterling kembali berdiri saat berada di bawah.

Sterling yang terus menunjukkan pergerakan agresif, selalu bergerak, mulai terlihat kelelahan di ronde ketiga. Sebaliknya, Yan masih setia menunggu dan mencari momen yang tepat untuk melepaskan pukulan serta tendangan.

Yan seperti tinggal menunggu waktu untuk memastikan kemenangan atas Sterling di sisa dua ronde. Sterling terlihat sangat kelelahan dan belum pernah menjalani lebih dari tiga ronde di UFC.

Momen penting bagi Sterling muncul ketika Yan melakukan illegal knee di ronde keempat. Yan menghajar Sterling dengan lutut saat sedang berada di bawah. Sterling pun langsung terkapar saat ronde keempat berjalan 4 menit dan 29 detik.

Wasit sempat memberi waktu lima menit kepada Sterling untuk bisa kembali ke pertarungan. Tapi, petarung berdarah Jamaika itu tidak bisa melanjutkan pertarungan. Wasit pun menghentikan laga.

Yan kemudian dinyatakan kehilangan gelar juara dunia kelas bantam UFC setelah didiskualifkasi karena lutut ilegal. Sterling pun dinyatakan sebagai juara dunia kelas bantam UFC yang baru.

Usai pertarungan, Petr Yan meminta maaf kepada Aljamain Sterling. "Saya minta maaf dan berharap Aljamain Sterling cepat pulih. Saya tidak bermaksud melakukan serangan ilegal, saya hanya melakukan kesalahan besar dan [harus] membayarnya," kata Petr Yan.
Amanda Nunes
Amanda Nunes menang mudah atas Megan Anderson di ronde pertama dan mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu putri di UFC 259 pada duel di UFC Apex, Las Vegas, Minggu (7/3).

Nunes tidak tersentuh saat melawan Anderson. Petarung asal Brasil itu langsung menghajar Anderson dengan hook kanan yang membuat Australia itu kelimpungan.

Anderson sempat berusaha menghindar dari serangan Nunes dengan menjatuhkan sang juara bertahan. Tapi, Anderson sepertinya lupa kalau Nunes juga jago menjalani pertarungan bawah.

Setelah Anderson jatuh, Nunes kemudian sukses mengunci Anderson dan melakukan submission arm bar. berjalan 2 menit dan 3 detik.

Rasa hormat ditunjukkan Nunes terhadap Anderson usai pertarungan. Nunes memeluk Anderson dan bahkan menggendong putri angkatnya untuk berbicara dengan Anderson.

Ini adalah kali kedua mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu UFC. Nunes juga masih memiliki status gelar juara dunia kelas bantam UFC.

Total Nunes memiliki rekor MMA 22 menang dan 4 kalah. Kali terakhir Nunes kalah terjadi pada UFC 178, 27 September 2014, saat kalah TKO dari Cat Zigano.

Kemenangan atas Anderson juga membuat Nunes menjadi petarung aktif kedua dengan rekor kemenangan beruntun terbanyak di UFC saat ini, yakni 12 kemenangan. Nunes hanya kalah dari juara dunia kelas welter UFC Kamaru Usman yang sudah menang 13 kali beruntun. (CNN/f)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Tag:UFC
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com