Kepala SMA, SMK dan SMP Negeri di Kota Medan Dukung SKB 3 Menteri


352 view
Kepala SMA, SMK dan SMP Negeri di Kota Medan Dukung SKB 3 Menteri
Foto/SINDOnews
Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri mengenai seragam sekolah dasar dan menengah. 
Medan (SIB)
Kepala Sekolah SMA, SMK dan SMP Negeri di Kota Medan mendukung dan akan melaksanakan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri yakni Menteri Pendidikan, Mendagri dan Menag terkait penggunaan seragam dan atribut di lingkungan sekolah.

“Memang selama ini di sekolah tempat kami mendidik belum ada pemaksaan penggunaan seragam khusus agama, etnis dan suku apa pun. Semua baju seragam dan atribut harus sama sesuai dengan standar prosedur operasional (SOP) dari Disdik, karena semua harus sama. Tidak ada yang diistimewakan,” ujar Kepala SMA Negeri 11 Medan Drs K Lumbantoruan MPd kepada SIB, Jumat (5/2).

Dijelaskan, Kepsek selaku pimpinan di sekolah selalu melaksanakan peraturan sesuai Juknis (petunjuk teknis) dari Dinas Pendidikan, kalau SMA Dinas Pendidikan Sumut dan SMP Dinas Pendidikan Kota Medan. “Mengenai SKB 3 Menteri ini juga sudah sampai kepada kami di SMAN 11 Medan melalui Disdik Sumut,” katanya.

Sementara di tempat terpisah Kepala SMKN 4 Drs Deston Tarigan juga mengapresiasi SKB 3 menteri itu, karena sekolah tempat mendidik harus disamakan semua tanpa membedakan suku, ras dan agama. Tidak boleh ada yang diistimewakan dan sekolah harus mengetahui itu.

“Memang yang saya tahu khusus di Kota Medan belum ada sekolah tingkat SMK Negeri yang memaksa memakai seragam dan atribut agama di lingkungan sekolah, semua masih koridor SOP Disdik. Jadi kalau ada saat ini SKB 3 Menteri mungkin karena ada sekolah di Padang yang non muslim diminta memakai jilbab, itu tidak boleh,” ujarnya.

Dikatakannya, SKB 3 Menteri ini cukup bagus, sehingga dunia pendidikan ke depan akan bertambah bagus lagi. “SKB 3 Menteri ini bagus untuk mengingatkan bahwa di sekolah itu siswa/siswinya berbagai suku, ras dan agama yang berbeda jadi harus ada toleransi umat beragama,” tutupnya.

Kepala SMPN 24 Medan, Dewi juga mengatakan hal yang sama bahwa SMPN 24 Medan mengapresiasi SKB 3 Menteri bahwa sekolah negeri tak boleh mewajibkan seragam khusus agama. “Kami di SMPN 24 ini melaksanakan peraturan dari Disdik Kota Medan, mengenai baju, atribut dan lainnya itu semua atas petunjuk dari Disdik Kota Medan,” tutupnya. (M12/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com