1 Juta Pengguna, Anak Muda Terbanyak Narkobais di SU


196 view
Foto: Dok/KomiteIndependenBatak
Narkoba: Capt Tagor Aruan (kiri) bersama penggiat antinarkoba dan pengelola Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) 'Mari Indonesia Bersinar' Pdt Johannes Siregar saat peresmian, Senin (21/9).
Deliserdang (SIB)
Capt Tagor Aruan meminta seluruh komponen bangsa tetap fokus membina generasi muda agar tidak semakin terpapar narkotika dan obat berbahaya (narkoba). Per 2020, sesuai data BNN, Sumatera Utara (SU) menduduki peringkat teratas di Indonesia untuk jumlah penyalah guna narkoba dengan jumlah kisaran sejuta orang atau hampir 1 dari 13 orang di SU terpapar zat adiktif.

Penegasan itu disampaikan Ketua Komite Independen Batak (KIB) di jeda penggunaan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) 'Mari Indonesia Bersinar' yang dikelola Pdt Johannes Siregar. Peresmian penggunaan ditandai pemotongan rangkaian bunga melati oleh Wagub SU H Musa Rajeckshah pada Senin (21/9).

Capt Tagor Aruan memastikan, tidak peduli soal data tapi yang utama bagaimana mencegah jangan sampai bertambah. Menurutnya, lonjakan yang terpapar begitu cepat karena lima tahun lalu SU di peringkat 3 di Indonesia dengan komposisi 1 dari 22 generasi muda terpapar narkoba.

Didampingi sejumlah tokoh dan pengurus KIB di antaranya Monetaris Butarbutar, Jhon Tulus Sitompul, Eddin Sihaloho, Alfin Situmorang, Susi Simanjuntak dan Octavianus Habeahan, Capt Tagor Aruan mengapresiasi pihak yang peduli menangani soal narkoba termasuk Pdt Johannes Siregar. “Artinya, setiap tumpah darah Indonesia wajib memikirkan dan sangat baik memberi solusi soal tersebut,” tambahnya.

Pdt Johannes Siregar mengatakan, IPWL 'Mari Indonesia Bersinar' memiliki kapasitas 120 orang dan menjadi satu panti rehabilitasi terbesar di Sumatera di luar yang dikelola oleh pemerintah. “Jangan menganggap pihak yang terpapar narkoba sebagai aib. Keluarga harus merehabilitasi yang bersangkutan untuk memastikan bersih dari keterpengaruhan,” ujar tokoh pemuda SU yang peduli dengan moral dan religi generasi muda tersebut.

Dalam peresmian hadir Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Robert DaCosta SIK MH. (R10/a)