Generasi Muda Perlu Patuhi Kebiasaan Baru Pasca Pandemi


341 view
Foto: Dok/Siregar Sedunia
Generasi Muda : Kapolda SU Irjen Martuani Sormin MSc mengimbau generasi muda mengindahkan protokol kesehatan, diapit St Kasman Robert Siregar dan Pbs Edwin Siburian SE Ak. 
Medan (SIB)
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara (SU) Irjen Martuani Sormin MSc minta semua pihak mengajak warga untuk mematuhi protokol kesehatan. Khusus pada generasi muda dan kelompok milenial, perlu diimbau lebih ekstra karena dalam pergaulan anak muda cenderung lebih longgar kedisiplinan.

Penegasan tersebut disampaikan ketika menerima pengurus Siregar Sedunia yang dipimpin Wakil Presiden Siregar Sedunia St Kasman Robert Siregar, medio Juli.

Kapolda, seperti diutarakan St Kasman Robert Siregar, anjuran protokol kesehatan sesuai Surat Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07/Menkes/382/2020 di mana perlindungan dimulai dari individu dan menyasar masyarakat.

Mengindahkan imbauan mantan Kapolda Papua, St K Robert Siregar mengedukasi publik untuk mengindahkan protokol kesehatan. Khusus pada generasi muda, ujar Ketua Tim Perkumpulan Marsipature Hutana Be (Martabe) Indonesia, protokol kesehatan tak hanya diperlukan pada masa pandemi tapi demi menjamin higienis dan kesehatan.

Ia memastikan, bila sudah biasa dengan protokol kesehatan maka menjadi kebiasaan hingga kebutuhan. St K Robert Siregar menunjuk pada penggunaan masker, mencuci tangan selama 20 detik dengan sabun dan air mengalir. “Kaum milenial Jepang, terbiasa dengan protokol kesehatan seperti itu. Jadi, atau tidak wabah virus corona, generasi muda di Negeri Matahari Terbit menggunakan masker bila di ruang publik, rajin cuci tangan bahkan tidak mengenal salaman dengan sentuhan tangan,” ujarnya.

Bersamaan dengan itu, lanjutnya, generasi muda dibiasakan olah tubuh guna meningkatkan imunitas agar tubuh kebal terhadap virus. Kebiasaan itu ditambah dengan mengonsumsi makanan bergizi dan tidur yang cukup. “Istirahat yang cukup satu syarat awet muda dan sehat,” simpul St K Robert Siregar.

Menurutnya, bila kebiasaan seperti itu sudah tercipta otomatis berdampak pada kehidupan di masyarakat.
Terpisah, Pbs Edwin Siburian SE Ak mengatakan, dalam kaitan memastikan higienis guna mencegah penularan corona diperlukan pencegahan (prevent), penemuan kasus (detect) dan penanganan (respon). “Masyarakat awam punya tugas preventif. Dengan pengindahkan protokol kesehatan maka sudah berperan serta,” ujarnya.

Ia berharap, kebiasaan hidup sehat tak hanya dilakukan di era pandemi tapi nantinya pasca wabah. “Bila sejak sekarang patuh maka terbiasa hingga sampai kapan pun,” tutup Pbs Edwin Siburian. (R10/f)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com