XLFL, Internet Tak Hanya Belajar dari Rumah


166 view
Istimewa
Ilustrasi
Jakarta (SIB)
Masa pandemi Covid-19, Internet jadi seperti keharusan karena siswa mulai level terendah terbantu dengan teknologi. Tetapi Internet tak hanya belajar dari rumah.

Contohnya peserta program XL Future Leaders (XLFL) memaksimalkan proyek Internet of Thing (IoT) untuk menambah nilai lebih dan dunia maya tersebut mendukung produktivitas bisnis atau usahanya dengan muara meningkatkan ketahanan ekonomi.

Sebagaimana diketahui, XLFL memasuki putaran ketujuh. Menjadi XLFL melewati seleksi ketat yang diikuti mahasiswa dari seluruh Indonesia. Syarat lulus dari XLFL menjadi tugas wajib.

Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata Feby Sallyanto di Jakarta, Sabtu lalu mengatakan, IoT adalah tugas wajib bagi peserta XLFL. Kali ini IoT menyasar lima bidang bisnis, yaitu smart building, smart city, agrikultur, kelautan, transportasi dan logistik.
Berkreasi dalam fase tersebut melalui tahap awal seperti pemahaman tentang prinsip-prinsip dasar dari Revolusi Industri 4.0, IoT, dan pengembangan bisnis setelah melalui tahap survey pasar dan proposal proyeknya yang melewati seleksi ketat.

Proyek terkait IoT sudah menyelesaikan sekitar 60 persen dari keseluruhan tahap sebelum sepenuhnya jadi dan siap diimplementasi. “Dua tahap lagi yang masih harus dilalui adalah pengemasan contoh produk dan uji coba lapangan,” urai Feby seperti email yang disampaikan Aldi Desmet.

Menggarap IoT, peserta XLFL mendapatkan bimbingan dari X-Camp, laboratorium pengembangan IoT pertama di Asia Tenggara yang disertifikasi oleh GSMA dan dimiliki XL Axiata. Pengembangan proyek-proyek mahasiswa XLFL tersebut juga melibatkan tim IMDP (IoT makers Development Program) sebagai tim pengembang.

Cara tersebut menjadikan peserta XLFL mendapatkan banyak pelajaran dari membuat proyek IoT, yang tak hanya membutuhkan keahlian dalam teknologi digital, namun butuh berbagai kompetensi nonteknis. (T/R10/f)