Rabu, 19 Juni 2024 WIB

Dirut PLN Darmawan : K3 Harus Jadi Kultur Perusahaan

Redaksi - Kamis, 09 Maret 2023 14:51 WIB
316 view
Dirut PLN Darmawan : K3 Harus Jadi Kultur Perusahaan
Foto dok/PLN
Sambutan: Direktur Utama PT PLN  Darmawan Prasodjo menyampaikan sambutan pada acara Safety Townhall Meeting PLN
Jakarta (harianSIB.com)
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memastikan seluruh proses bisnis di lingkungan PLN Grup mengupayakan zero accident dalam operasionalnya.

Hal ini disampaikan dalam acara Safety Townhall Meeting PLN Grup, di Jakarta, Rabu (8/3/2023).

Humas PLN UID Sumut dalam siaran pers, Kamis (9/3/2023) menyebutkan, Darmawan mengatakan, proses bisnis ketenagalistrikan memiliki risiko yang cukup tinggi, terutama pada aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Untuk itu dirinya menekankan K3 tidak hanya menjadi Standard Operating Procedure (SOP), namun harus menjadi kultur perusahaan.

Berbagai upaya dilakukan PLN dalam menerapkan prinsip zero accident di perusahaan. PLN melakukan digitalisasi proses bisnis dan pengelolaan aset yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memastikan pengawasan dan check and balance secara berlapis dalam operasionalnya.

"Dulu, setiap petugas yang akan menjalankan tugas di lapangan harus ada working permitnya. Tetapi karena dilakukan secara manual, proses persetujuannya bisa sampai 2-3 hari. Akibatnya banyak tugas dilakukan tanpa working permit, tanpa pengawasan. Inilah yang berpotensi kurang pengawasan dan bahkan bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja," tambah Darmawan.

Dengan digitalisasi yang dilakukan, sekarang proses working permit bisa dilakukan secara online, sehingga, setiap tugas bisa dipantau secara digital dan bisa dipastikan pemenuhan seluruh aspek K3. Pemenuhan aspek K3 tidak hanya untuk pegawai, tenaga alih daya dan mitra kerja, PLN juga menghadirkan fitur safety pada pelayanan pelanggan.[br]


Darmawan menyampaikan tuntutan pelanggan terhadap kecepatan layanan dari waktu ke waktu terus meningkat. Menurutnya, tuntutan kecepatan ini perlu dipenuhi dan diimbangi dengan pemenuhan aspek K3.

“Hari ini, pelanggan sudah semakin aware dan sekaligus mengapresiasi kualitas pelayanan PLN. Ke depan tuntutan layanan akan semakin tinggi. Tetapi tentu ini juga harus didukung kultur dan kedisiplinan untuk menerapkan safety di lapangan. Tidak bisa asal cepat tetapi harus akurat dan aman,” tegas Darmawan.

Untuk itu, sekarang pihaknya sudah memiliki fitur yang memastikan setiap petugas pelayanan teknik yang akan memberikan layanan kepada pelanggan, harus mengisi checklist K3. Setiap petugas akan ditanya terkait kesehatan, peralatan kerja, alat pelindung diri dan SOP nya.

PLN juga melakukan pendisiplinan budaya K3 dan melakukan penataan regulasinya. Dulu, faktor K3 belum terukur dengan benar dan dikuantifikasi risikonya, sehingga tidak bisa dilakukan mitigasi terhadap risiko yang ada.

Kini PLN telah melakukan pemetaan risiko dan mitigasinya dalam proses bisnis. Upaya ini juga diperkuat dengan dikeluarkannya peraturan internal yang mengatur tentang K3. (rel/A2)





Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PLN Kotapinang Pastikan Tidak Ada Pemadaman Listrik Masa Siaga Pemilu
PLN Kasih Diskon, Tambah Daya Listrik Cuma Rp 271.023
Meriahkan HLN ke-78, PLN UID Sumut Gelar Donor Darah
Kejari Tanjung Balai dan PLN Tandatangani PKB Pendampingan Hukum
Raih 8 Penghargaan di Tingkat Asia Pasifik, Contact Center PLN Lanjut ke Level Global
GM PLN UID Sumut Paparkan Kinerja dan Transformasi Kepada Komisaris Utama
komentar
beritaTerbaru