ESG EXIST Ikut Jaga Sampah Elektronik untuk Masa Depan Hijau


267 view
ESG EXIST Ikut Jaga Sampah Elektronik untuk Masa Depan Hijau
(Foto: Dok / Aditya Pramudya)
ESG EXIST: Prinsip Environmental, Social, and Corporate Governance (ESG) melalui program ESG Existence for Sustainability by Telkom Indonesia (EXIST) untuk masa depan hijau. 
Jakarta (SIB)
Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menunjukkan komitmennya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang inovatif dan inspiratif. Sepanjang 2023, perseroan fokus pada tiga aspek utama, yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Hal tersebut sejalan dengan fokus perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Corporate Governance (ESG) melalui program ESG Existence for Sustainability by Telkom Indonesia (EXIST).
SGM Community Development Center Telkom Indonesia, Hery Susanto, menyebutkan sepanjang 2023 pihaknya telah melaksanakan program sarana air bersih di 74 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Melalui program ini, Telkom berharap mampu memberikan kemudahan akses air bersih bagi masyarakat yang seringkali mengalami kekeringan," jelasnya di Jakarta, Kamis (15/2).
TJSL Telkom pada aspek lingkungan diselaraskan dengan enam poin SDGs yang telah terbagi ke dalam sembilan bentuk program. Yakni e-waste management, sinergi program komunitas sadar lingkungan, penanaman terumbu karang, penanaman mangrove, konservasi hutan binaan, bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Electronic Device Donation for Education (Eduvice) atau sampah elektronik, bantuan sarana air bersih dan renovasi MCK umum.
Menurutnya, Telkom juga telah melaksanakan program renovasi MCK umum bagi masyarakat yang memiliki MCK tidak layak. Program ini telah membantu lebih dari 300 kepala keluarga di 79 titik lokasi. Program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan e-waste management selaras dengan SDGs poin ke-11 yaitu kota dan pemukiman yang berkelanjutan.
Program bedah RTLH berhasil membantu 44 kepala keluarga yang tersebar di beberapa kota di Indonesia seperti Bandung, Makassar, Cianjur dan Jakarta.
Melalui program e-waste management, Telkom berhasil membantu masyarakat dalam mengelola sampah di 11 titik lokasi. Menurutnya, Eduvice yang juga berlandaskan pada SDGs poin ke-12 memberikan bantuan berupa pengumpulan sampah-sampah elektronik untuk dikelola dan didaur ulang menjadi barang bermanfaat.
Perangkat elektronik tersebut kemudian didistribusikan ke sekolah, panti asuhan, masjid dan rumah belajar. Sepanjang 2023, Telkom berhasil mengumpulkan 194 perangkat elektronik yang didistribusikan ke beberapa kota seperti Bekasi, Bogor, Depok, Padang dan Tangerang.
"Telkom berperan tidak hanya melakukan pencegahan semata, tetapi turut serta memulihkan dan memelihara lingkungan hidup. Telkom juga melibatkan karyawan serta keluarga besar TelkomGroup untuk ikut menyukseskan program ini," pungkas Hery. (**)


Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com