Medagri Tito: Sabam Sirait Layak Jadi Pahlawan Nasional


297 view
Medagri Tito: Sabam Sirait Layak Jadi Pahlawan Nasional
(Foto: harianSIB.com/Victor Ambarita)
FOTO BERSAMA: Para panelis berfoto bersama dalam seminar nasional dengan topik “Keteladanan dan Kepeloporan Sabam Sirait” yang digelar Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) dan Universitas Kristen Indonesia (UKI), di Gedung William Soeryadjaya, Jakarta, Selasa (22/3/2022). 

Jakarta (harianSIB.com)

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan Sabam Sirait sangat layak menjadi pahlawan nasional lantaran konsisten menjaga kualitas demokrasi dan pluralisme.


“Beliau (Sabam Sirait) konsisten menjaga prinsip demokrasi dan pluralisme di tengah-tengah negara yang bhinneka, tanpa melihat suku agama dan ras, tapi atas dasar kemanusiaan. Kita semua sepakat sudah sangat layak untuk mengusulkan Bapak Sabam Sirait menjadi pahlawan nasional,” kata Tito Karnavian, di Gedung William Soeryadjaya, Jakarta, Selasa (22/3/2022).


Tito mengatakan hal itu dalam seminar nasional dengan topik “Keteladanan dan Kepeloporan Sabam Sirait” yang digelar Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) dan Universitas Kristen Indonesia (UKI).


Selain Tito Karnavian, ikut serta menjadi pembicara yaitu Willem Wandik (Ketua Umum DPP GAMKI), Edy Rahmayadi (Gubernur Sumatera Utara), Hidayat Nur Wahid (Wakil Ketua MPR), Dhaniswara K. Harjono (Rektor Universitas Kristen Indonesia), Adian Napitupulu (Alumni UKI, Politisi PDI Perjuangan), Pdt Andreas Yewangoe (Dewan Pengarah BPIP), Teddy Sugianto (Ketua Umum Perhimpunan INTI) dan Bursah Zarnubi (Ketua Umum Perkumpulan Gerakan Kebangsaan).


Lebih lanjut Tito melihat sosok Sabam Sirait sebagai teladan karena berkiprah di dunia politik selama 64 tahun dan 42 tahun menjadi wakil rakyat di Senayan.


“Beliau konsisten memperjuangkan demokrasi pada masa orde baru hingga pernah ditangkap dan dipenjara dua kali. Juga, ikut memperjuangkan UU anti monopoli. Sosok pluralisme beliau dapat dilihat, di antaranya ketika ikut mendukung perjuangan Palestina bersama PKS (Partai Keadilan Sejahtera) waktu itu,” imbuhnya.


Dukungan Sabam Sirait Menjadi Pahlawan Nasional juga datang dari Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. “Perjuangan tokoh Sabam Sirait telah berkontribusi dalam mempertahankan NKRI dan pembangunan negara, khususnya Sumatera Utara. Pada tahun 1965, beliau diundang untuk membahas penumpasan PKI,” kata Edy menyampaikan secara daring.


Menurut Edy, penganugerahan gelar kepahlawanan nasional adalah bentuk tertinggi penghargaan dan penghormatan kepada seseorang atas jasa-jasanya yang luar biasa dalam memimpin dan melakukan perjuangan dengan tujuan mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.


“Semua pihak dalam pengajuan Sabam Sirait untuk diusulkan menjadi pahlawan nasional tahun 2022, kiranya dapat saling bahu-membahu agar tujuan ini tidak berhenti di tengah jalan. Pengajuan pahlawan rakyat asal Sumatera Utara adalah membanggakan sumut khususnya, dan bangsa Indonesia pada umumnya,” kata dia.


Sementara itu, Ketua pelaksana, Togap Simangunsong mengatakan seminar ini diadakan sebagai salah satu syarat untuk mengajukan Sabam Sirait menjadi Pahlawan Nasional.


“Seminar nasional ‘keteladanan dan kepeloporan Sabam Sirait’ ini merupakan rangkaian seminar yang dilakukan, mulai dari tanah kelahirannya di Tanjungbalai Asahan, Pematangsiantar, Medan dan saat ini di Ibukota Jakarta,” jelas Pengawas Utama Inspektorat Jenderal Kemendagri ini.


Seminar ini, lanjut Togap, salah satu syarat yang diatur peraturan pemerintah untuk pengusulan kepahlawanan nasional. Juga, agar seluruh rakyat Indonesia lebih mengenal dan memahami apa, siapa, di mana, kapan dan bagaimana Sabam Sirait ketika masa hidupnya dalam perjalanan bangsa Indonesia


“Kita berharap seminar ini dapat memberikan kontribusi positif dan mendukung Sabam Sirait sebagai pahlawan nasional pada 10 November 2022,” pungkasnya.


Ketua Umum Panitia Pengusulan Sabam Sirait Menjadi Pahlawan Nasional, Dr RE Nainggolan mengucapkan terima kasih kepada para panelis, mulai dari mendagri dan Gubernur Sumut dan lainnya, yang telah memberikan kekayaan yang sangat luar biasa dari berbagai sudut pandang bahwa Sabam Sirait layak dan pantas menjadi pahlawan nasional RI.


“Panitia di Medan telah melaksanakan berbagai kegiatan. Berdasarkan UU No 20 tahun 2009 tentang Tanda Gelar, Tanda Jasa, Tanda Kehormatan dan PP No 35 Tahun 2010 sebagai Penjabaran UU No 20 Tahun 2009 dan Peraturan Kemensos lainnya, kami melihat dari syarat umum dan khusus, Sabam Sirait pantas dan layak menjadi pahlawan nasional RI,” katanya.


Penulis
: Victor Ambarita
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com