Puan Maharani Ajak Rakyat Kobarkan Semangat Gotong Royong Bangkit Dari Covid-19


196 view
Puan Maharani Ajak Rakyat Kobarkan Semangat Gotong Royong Bangkit Dari Covid-19
Foto ist/dok/hms DPR
Ketua DPR RI Puan Maharani (kanan) berbincang dengan seorang anak didik.

Jakarta (harianSIB.com)


Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh masyarakat Indonesia mengobarkan semangat gotong royong pada Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap tanggal 20 Mei. Diyakini dengan gotong royong seluruh elemen bangsa, Indonesia bisa segera bangkit dari dampak Pandemi Covid-19.


“Mari kita bersama meresapi makna Hari Kebangkitan Nasional dengan terus memperkokoh semangat gotong royong dalam membangun bangsa dan negara,” kata Puan Maharani kepada wartawan termasuk Jurnalis Koran SIB Jamida Habeahan, Jumat (20/5/2022).


Dalam peringatan Harkitnas ke-144 tahun 2022 dengan tema ‘Ayo Bangkit Bersama’, Puan menilai, kerja bersama yang telah dilakukan seluruh anak bangsa dalam menghadapi Pandemi Covid-19 telah membuahkan hasil positif mengingat Indonesia kini sudah bersiap memasuki masa endemi. Peringatan Harkitnas diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Indonesia untuk segera bangkit dari Covid-19.


Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini mengajak masyarakat untuk bersyukur karena situasi Pandemi Covid-19 sudah jauh lebih baik dibandingkan dua tahun lalu. Sejak Pandemi Covid-19 melanda, seluruh rakyat Indonesia menjalani kehidupan dalam kondisi yang penuh keprihatinan.


Ganasnya virus Corona cukup banyak merenggut jiwa orang-orang terdekat. Belum lagi tidak sedikit rakyat Indonesia yang kehilangan mata pencaharian dan penghasilan selama Pandemi Covid-19. “Pembatasan mobilitas masyarakat juga berdampak pada kesehatan mental sebagian masyarakat. Desakan kebutuhan hidup di tengah himpitan situasi ekonomi yang belum membaik, tidak jarang menimbulkan konflik dan kekerasan di dalam keluarga,” kata Puan sambil menambahkan bahwa perekonomian nasional selama ini bisa bertahan karena adanya kebijakan pemerintah yang didukung penuh oleh DPR RI dengan mengalokasikan anggaran pemulihan ekonomi nasional yang cukup besar.


Menurutnya, anggaran tersebut tidak hanya ditujukan bagi kalangan pelaku usaha tetapi juga difokuskan sebagai jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terdampak langsung. Saat ini, sektor industri, pertanian, pariwisata, hingga ekonomi kreatif mulai menunjukkan pergerakan ke arah yang positif. Semangat untuk bangkit perlu terus dikobarkan demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.


Diakuinya, berkat kerja keras seluruh rakyat Indonesia yang terus mau saling mendukung, bergotong royong, tantangan seberat apa pun mampu dilalui bersama. Meski begitu, cucu Proklamator RI Bung Karno ini meminta semua pihak untuk tidak terbuai sehingga meminta kewaspadaan tetap harus menjadi prioritas. Berbagai kebijakan Pemerintah pun diharapkan tetap mengedepankan unsur kehati-hatian termasuk pelonggaran penggunaan masker yang dinilai harus disikapi dengan bijaksana.


Masyarakat Indonesia juga perlu memiliki kewaspadaan dalam melakukan aktivitas guna mencegah risiko tertular penyakit. Karena itu, diingatkan agar protokol kesehatan tetap harus diterapkan di seluruh wilayah dengan pengawasan yang bertanggung jawab. Tujuannya, untuk menjaga kondisi kesehatan masyarakat agar pemulihan ekonomi semakin baik.


Masyarakat, harus mempertahankan dan meningkatkan kondisi baik ini dengan kesadaran untuk saling menjaga dengan tetap disiplin melakukan gaya hidup yang sehat. Sebab, dengan kedisiplinan tersebut, Ketua DPR yakin pembangunan bangsa akan kembali membaik. Makanya, masyarakat diajak kembali mengingat perjuangan para pendahulu untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar.


“Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kuat,” ujar Puan mengutip pernyataan Proklamator sekaligus Presiden pertama RI, Soekarno. Pada peringatan Harkitnas, mantan Menko PMK ini mengajak seluruh putra-putri bangsa untuk selalu merawat semangat persatuan seperti yang digagas oleh perkumpulan Boedi Oetomo.


Dengan demikian, cita-cita para pendiri bangsa agar Indonesia menjadi negara maju dapat terwujud. Pada 20 Mei 1948, Bung Karno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai hari bangkitnya nasionalisme Indonesia. Semangat nasionalisme itu yang harus selalu dijaga dalam membangun bangsa dan negara sehingga Indonesia bisa menjadi hebat. (*)


Editor
: Bantors
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com